Liga Primer

Jack Grealish Dicoret dari Skuad Everton Akibat Disiplin

Jack Grealish Dicoret dari Skuad Everton Akibat Disiplin

Pelatih Everton, David Moyes, memberikan konfirmasi mengenai absennya Jack Grealish dalam pertandingan putaran 16 besar Piala Liga melawan Newcastle United yang berakhir dengan kemenangan 3-1. Pemain sayap yang dipinjam dari Manchester City tersebut tidak disertakan dalam skuad karena adanya pelanggaran disiplin.

Keputusan Internal Klub

Grealish dilaporkan melewatkan sesi latihan tim, yang menjadi alasan utama di balik sanksi tersebut. Sebelumnya, pemain berusia 31 tahun itu juga absen saat Everton menelan kekalahan dari Arsenal di Liga Primer pada hari Sabtu karena alasan sakit. Meski tidak merinci detail pelanggaran yang dilakukan, Moyes menegaskan dukungannya penuh terhadap langkah yang diambil pihak klub.

“Itu adalah keputusan klub. Saya mendukung keputusan tersebut. Ini adalah sesuatu yang tidak ingin saya bicarakan terlalu banyak,” ujar Moyes seperti dilaporkan 101 Great Goals.

Ketika ditanya mengenai potensi gangguan yang muncul akibat masalah disiplin ini, Moyes justru memberikan apresiasi terhadap budaya dan standar profesionalisme yang diterapkan di dalam timnya. Menurutnya, Everton memiliki nilai-nilai yang sangat baik dan seluruh pemain berkomitmen untuk mematuhi standar tersebut, baik di dalam maupun di luar lapangan.

Langkah Everton ke Perempat Final

Di lapangan, Everton berhasil memastikan tiket ke babak perempat final dengan penampilan yang meyakinkan. Keunggulan tuan rumah dibuka melalui gol James Garner dan Hayden Hackney di babak pertama, sebelum Thierno Barry memperlebar jarak menjadi 3-0 pada menit ke-69. Newcastle United hanya mampu mencetak satu gol hiburan melalui Dan Burn menjelang akhir pertandingan.

Keberhasilan ini membawa Everton melaju ke babak delapan besar untuk menghadapi tim dari League Two, Fleetwood Town, yang sebelumnya secara mengejutkan menyingkirkan Arsenal melalui adu penalti. Moyes menyatakan kepuasannya atas pencapaian tim sejauh ini dan berharap dapat terus menjaga performa positif di kompetisi tersebut.

“Saya pikir begitu Anda menyebut kata perempat final, maka Anda mulai berpikir, ‘ini terdengar bagus’. Kami senang bisa mencapai tahap kompetisi ini. Jika kami bisa terus melaju, itu tentu luar biasa,” tutup Moyes.

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *