Pelatih Manchester United, Michael Carrick, menyatakan bahwa dirinya maupun para pemain tidak bisa bersembunyi dari keterpurukan menyusul rentetan hasil buruk di Liga Primer. Pernyataan tersebut disampaikan setelah timnya menelan kekalahan telak tiga gol tanpa balas saat menjamu Bournemouth di Stadion Old Trafford.
Situasi Sulit dan Tanggung Jawab Tim
Kekalahan dari Bournemouth membuat posisi Setan Merah semakin mengkhawatirkan karena kini tertahan di peringkat ke-16 klasemen sementara. Hasil negatif ini sekaligus memperpanjang catatan minor klub yang gagal meraih kemenangan dalam delapan pertandingan terakhir di berbagai kompetisi. Posisi klub saat ini berada dalam situasi yang sangat dekat dengan zona degradasi.
Dalam pertandingan tersebut, Carrick membuat keputusan mengejutkan dengan mencadangkan kapten tim Bruno Fernandes sepanjang laga. Meski timnya babak belur di kandang sendiri, para suporter justru memberikan aplaus kepada Carrick di akhir pertandingan sembari meluapkan kemarahan kepada jajaran direksi klub serta Direktur Sepak Bola Jason Wilcox.
Carrick sempat berjalan mengelilingi lapangan Old Trafford untuk memberikan apresiasi kepada suporter, namun ia menegaskan bahwa gestur tersebut bukan sebuah salam perpisahan. Dalam wawancara kepada Sky Sports, ia mengaku merasakan emosi mendalam dan memikul tanggung jawab besar atas kondisi yang dialami klub.
“Ini sulit bagi saya untuk menjalani hari seperti ini di klub ini dan merasakan emosi – dinamika dari apa yang terjadi hari ini. Bukan untuk saya secara pribadi tetapi untuk Manchester United,” ujar Carrick seperti dilaporkan 101 Great Goals. Ia menambahkan bahwa dirinya merasa sangat terpukul melihat situasi yang harus dihadapi para pemainnya saat ini.
“Situasinya sulit, tidak ada tempat untuk bersembunyi. Seperti apa bentuknya dan apa selanjutnya saya benar-benar tidak tahu. Saya akan selalu melakukan yang terbaik untuk klub sepak bola ini dan saya tidak akan mengubahnya sekarang. Saya mencintai apa yang saya lakukan dan saya merasakan tanggung jawab – kita harus menunggu dan melihat,” tambahnya.
Tantangan Berat dan Reaksi Gary Neville
Tugas berat sudah menanti Carrick di depan mata karena Manchester United harus melakoni tiga pertandingan liga berikutnya melawan tim-tim kuat, yakni Chelsea, Aston Villa, dan Liverpool.
Melihat situasi yang semakin memburuk ini, mantan kapten United, Gary Neville, memberikan pandangannya melalui Sky Sports. Ia menilai masa depan Carrick sebagai juru taktik di Old Trafford akan menghadapi jalan terjal yang luar biasa sulit.
“Akan menjadi sangat sulit bagi Michael Carrick untuk menjadi manajer Manchester United ke depan. Itulah masalah yang dihadapi klub,” kata Neville kepada 101 Great Goals. Ia juga mengkritik keputusan klub musim lalu yang tidak merekrut pelatih terbaik yang tersedia dan justru mempercayakan posisi tersebut kepada Carrick, seraya menyebut kondisi internal klub saat ini sedang berantakan.
Sumber: 101 Great Goals







