Pelatih Manchester United, Michael Carrick, memberikan jawaban singkat ketika ditanya apakah ia akan tetap memimpin skuad Setan Merah saat menghadapi AS Roma di ajang Liga Champions pada tengah pekan. “Ya,” ujar pelatih yang tengah berada dalam tekanan tersebut, seperti dilaporkan Football FanCast.
Kekalahan Buruk di Stamford Bridge
Musim ini berjalan sangat buruk bagi Manchester United yang kembali menelan kekalahan saat bertandang ke markas Chelsea di Stamford Bridge. Hasil negatif tersebut membuat United tertahan dengan catatan hanya satu kemenangan dari sembilan pertandingan awal di Liga Primer.
Pertandingan sebenarnya sempat berjalan seimbang pada paruh pertama ketika tim tamu mampu mengendalikan permainan dan menekan tim asuhan Xabi Alonso. Namun, situasi berubah drastis akibat tindakan Lisandro Martinez yang dianggap sebagai momen ceroboh dan merusak kerja keras tim.
Selepas babak kedua berjalan satu jam, Martinez melakukan pelanggaran yang berbuah penalti bagi Chelsea, yang kemudian dieksekusi dengan baik oleh Cole Palmer untuk mengubah kedudukan menjadi 2-0. Sebelumnya, Morgan Rogers telah membuka keunggulan tuan rumah menyusul lini pertahanan Manchester United yang rapuh, sehingga memupus sisa-sisa kepercayaan diri skuad.
Ironisnya, kekalahan ini justru melibatkan Martinez yang sebelumnya sempat vokal mengkritik kekurangan klub di level senior usai kekalahan dari Como di Liga Champions. Akibat kartu merah atau sanksi yang diterima, pemain asal Argentina tersebut juga harus absen dalam laga penting berikutnya akhir pekan depan melawan Aston Villa di Stadion Old Trafford.
Masa Depan Carrick dan Penampilan Buruk Carlos Baleba
Di tengah tekanan yang mengarah kepada manajemen dan staf pelatih, Carrick diyakini tetap akan mempertahankan posisinya setidaknya hingga jeda internasional pada November mendatang. Meski demikian, performa para pemain di lapangan terus menuai sorotan karena dinilai kerap mengecewakan klub.
Selain sorotan kepada sang manajer dan sejumlah pemain senior seperti Bruno Fernandes, penampilan gelandang Carlos Baleba di Stamford Bridge juga luput dari perhatian meski dinilai sangat buruk. Didatangkan dengan harga 70 juta poundsterling, pemain asal Kamerun tersebut dinilai gagal menampilkan kualitas terbaiknya di lini tengah Manchester United.
Selama berada di lapangan sebelum ditarik keluar sebelum pertandingan berjalan satu jam, Baleba hanya memenangkan satu dari enam duel perebutan bola bawah. Ia juga tercatat tidak pernah melakukan percobaan dribel, gagal menciptakan peluang, hanya mencatatkan akurasi operan sebesar 71 persen, dan kehilangan penguasaan bola sebanyak 12 kali.
Performa tersebut menuai kritik tajam dari kreator konten Mark Goldbridge yang menyatakan bahwa sang gelandang sama sekali tidak terlihat seperti pemain senilai 70 juta poundsterling. Setelah sempat gagal bergabung pada tahun 2025 dan performanya menurun bersama Brighton, Baleba kini masih harus bekerja keras untuk membuktikan layak berada di lini tengah Setan Merah.
Sumber: Football FanCast







