Liga Primer

Kekalahan dari Chelsea Bawa Manchester United di Ujung Tanduk

Kekalahan dari Chelsea Bawa Manchester United di Ujung Tanduk
Daftar Isi
  1. Babak Pertama yang Menjanjikan Berujung Kolaps
  2. Peran Gemilang Estevao dan Romeo Lavia
  3. Blunder Fatal Lisandro Martinez

Manchester United harus menelan kekalahan 2-0 dari Chelsea dalam pertandingan Liga Primer. Hasil minor ini semakin memojokkan posisi manajer Michael Carrick serta menyoroti performa buruk sejumlah pemain, termasuk bek Lisandro Martinez.

Babak Pertama yang Menjanjikan Berujung Kolaps

Sebelum laga dimulai, Manchester United sempat diwarnai berbagai spekulasi mengenai masa depan klub di balik layar. Namun, seperti dilaporkan Football365, tim asuhan Michael Carrick mampu tampil solid dan memberikan respons positif pada paruh pertama pertandingan. Carrick sempat memuji penampilan anak asuhnya saat turun minum dan meminta mereka mempertahankan momentum tersebut setelah melewatkan sejumlah peluang emas lewat Amad, Bruno Fernandes, dan Matheus Cunha.

Sayangnya, pertahanan Setan Merah hancur lebur pada babak kedua. Chelsea mampu membuka keunggulan hanya dalam waktu lima menit setelah jeda, sebelum menggandakan kedudukan dan memaksa United bermain dengan sepuluh orang menyusul kartu merah yang diterima pemain mereka.

Peran Gemilang Estevao dan Romeo Lavia

Di kubu tuan rumah, Xabi Alonso memuji penampilan Estevao Willian yang dipercaya turun sebagai starter pertama kalinya musim ini di Liga Primer. Penyerang muda asal Brasil tersebut tampil sangat merepotkan lini belakang lawan dengan melepaskan enam tembakan serta mencatatkan dua gol yang dianulir wasit karena offside.

Sementara itu, penghargaan pemain terbaik pertandingan diraih oleh gelandang muda Romeo Lavia. Tampil penuh selama 90 menit menggantikan peran Jordan Henderson yang absen karena sakit, pemain berusia dua2 tahun tersebut tampil mendominasi lini tengah dengan catatan tekel, operan pemecah lini, serta penguasaan duel terbanyak.

Blunder Fatal Lisandro Martinez

Malapetaka bagi Manchester United semakin lengkap akibat aksi tidak disiplin Lisandro Martinez. Setelah gagal membendung pergerakan lawan hingga berbuah tendangan bebas, bek asal Argentina tersebut justru menyikut wajah Wesley Fofana di kotak penalti dari situasi sepak pojok tanpa melihat bola.

Sejumlah kalangan memberikan kecaman keras atas tindakan tersebut. Legenda Manchester United Peter Schmeichel menyebut penampilan Martinez sebagai sebuah aib, sementara Joe Cole menilai bahwa masa bakti sang bek di Old Trafford sudah habis, seperti dicatat oleh Football365.

Pertandingan ini juga memperlihatkan rapuhnya lini belakang kedua tim, termasuk gol Morgan Rogers yang tercipta akibat minimnya perlawanan dari para pemain tengah dan belakang United. Di akhir laga, Chelsea sukses mempertahankan clean sheet berkat penampilan gemilang kiper Mike Penders yang menepis tendangan keras Mbeumo ke mistar gawang.

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *