Daftar Isi
Klub League Two, Fleetwood Town, menciptakan salah satu kejutan terbesar dalam sejarah Carabao Cup setelah menyingkirkan juara bertahan Liga Primer Inggris, Arsenal, lewat adu penalti 5-3. Pertandingan yang digelar di Stadion Highbury tersebut harus diselesaikan melalui drama adu penalti setelah kedua tim bermain imbang 1-1 sepanjang 90 menit.
Gangguan Drone dan Gol Pembuka Fleetwood
Laga baru saja dimulai ketika sesosok drone yang melintas di atas stadion memaksa wasit menghentikan pertandingan dalam durasi cukup lama. Setelah laga dilanjutkan kembali, Arsenal langsung menebar ancaman lewat situasi bola mati, meski sundulan Hincapie masih melambung di atas mistar.
Fleetwood perlahan keluar dari tekanan dan mulai merepotkan barisan pertahanan lawan memanfaatkan lemparan kedalam jauh milik Batty. Seperti dilaporkan 101 Great Goals, tuan rumah yang berada di papan bawah kasta keempat sepak bola Inggris itu secara mengejutkan membuka keunggulan pada menit ke-21. Pemain pinjaman asal Fulham, Aaron Loupalo-Bi, berhasil mengelabui bek muda Salmon sebelum melepaskan tembakan di antara kedua kaki penjaga gawang Meslier.
Arsenal berupaya memberikan respons cepat, namun tembakan Max Dowman justru melebar dari sasaran. Sundulan Kai Havertz mengandalkan umpan silang Dowman juga belum menemui sasaran. Tim tamu terus mengurung pertahanan Fleetwood pada masa perpanjangan waktu babak pertama selama tujuh menit, tetapi tandukan Jurrien Timber belum mampu mengubah skor 1-0 hingga jeda.
Kartu Merah Dowman dan Penyelamatan Lynch
Lima menit memasuki babak kedua, Arsenal sukses menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Berawal dari umpan silang mendatar pemain debutan Cedach O’Neill yang memicu kekacauan di kotak penalti Fleetwood, Viktor Gyokeres memanfaatkan bola liar untuk mencetak gol pertamanya musim ini.
Skuad asuhan Mikel Arteta kemudian meningkatkan intensitas serangan guna membalikkan keadaan. Havertz melepaskan tembakan yang melambung, sementara sepakan melengkung Myles Lewis-Skelly hanya menyamping tipis dari gawang Fleetwood. Memasuki menit ke-70, Arteta memilih tetap mempertahankan para pemain utamanya di lapangan meski Arsenal dijadwalkan menghadapi Liverpool pada Sabtu mendatang.
Fleetwood kembali menebar ancaman pada menit ke-82 yang memaksa Meslier melakukan penyelamatan jarak dekat. Petaka bagi Arsenal datang lima menit jelang waktu normal usai ketika pemain berusia 16 tahun, Max Dowman, diganjar kartu merah langsung akibat menendang bek Fleetwood setelah menerima pelanggaran keras. Arteta tampak meluapkan kekecewaannya kepada pemain muda tersebut saat berjalan meninggalkan lapangan.
Pada masa krusial, Ben White nyaris mengunci kemenangan Arsenal setelah meneruskan umpan silang Eze. Namun, kiper Fleetwood Jay Lynch melakukan penyelamatan gemilang tepat di garis gawang sebelum kembali menepis tembakan susulan dari luar kotak penalti untuk memaksa laga berlanjut ke adu penalti.
Adu Penalti dan Informasi Undian Perempat Final
Tiga penendang pertama dari masing-masing tim berhasil menjalankan tugasnya dengan sempurna, termasuk eksekusi tenang dari Harrison Neal dan Andy Cannon untuk Fleetwood. Tekanan berada di pundak pemain baru Arsenal, Bruno Guimaraes, yang arah tembakannya berhasil dibaca dengan baik oleh Lynch.
Conor Haughey yang menjadi penentu kemenangan Fleetwood sukses memperdaya Meslier dengan mengarahkan bola ke sudut berlawanan. Hasil 5-3 pada adu penalti tersebut memastikan langkah Fleetwood ke babak berikutnya.
Undian untuk babak perempat final Carabao Cup dijadwalkan berlangsung pada Rabu (28/10) setelah pertandingan antara Liverpool dan Chelsea di Stadion Anfield yang dimulai pukul 20.00 GMT. Acara undian tersebut bakal dipandu oleh Dave Jones bersama dua mantan bek timnas Inggris, Conor Coady dan Graeme Le Saux, serta disiarkan secara langsung melalui Sky Sports dan ITV1.
Sumber: 101 Great Goals







