Arsenal mengalami salah satu kejutan terbesar dalam sejarah Piala Liga Inggris setelah tersingkir di tangan Fleetwood Town melalui adu penalti pada Selasa malam. Kekalahan ini menjadi sorotan tajam lantaran Fleetwood merupakan tim peringkat ke-18 di League Two, divisi keempat sepak bola Inggris.
Kejutan Terbesar di Piala Liga
Kekalahan dari klub yang berada 84 tingkat di bawah mereka dalam piramida sepak bola Inggris ini menjadi pukulan telak bagi tim asuhan Mikel Arteta. Arsenal menyongsong laga ini dengan status juara bertahan Liga Premier dan runner-up Liga Champions musim lalu. Sebaliknya, seperti dilaporkan Football365, Fleetwood Town hanya mampu memenangkan dua dari sembilan laga terakhir mereka sebelum bertanding melawan Arsenal.
Meskipun melakukan rotasi pemain, Arsenal tetap menurunkan komposisi tim yang kuat. Skuad Meriam London sempat mencetak gol dalam lima menit pertama babak kedua, tetapi Fleetwood mampu bertahan dan menyeimbangkan keadaan. Laga berlanjut hingga adu penalti yang akhirnya dimenangkan oleh tim tamu, memicu nyanyian ejekan dari para pendukung Fleetwood di tribun stadion.
Kartu Merah Max Dowman
Pertandingan ini juga diwarnai oleh kartu merah yang diterima pemain muda Arsenal, Max Dowman, pada menit ke-86. Pemain berusia 16 tahun tersebut diusir keluar lapangan usai meluapkan kekesalannya dengan menendang pemain lawan akibat mendapat tekel keras dari Harrison Neal.
Insiden tersebut menjadi pelajaran berharga bagi Dowman yang langsung mendapat teguran dari Arteta setelah pertandingan usai. Seperti dicatat Football365, kegagalan ini menghapus kesempatan Arsenal untuk mengamankan trofi pertama yang tersedia pada musim ini.
Hasil ini sekaligus memperpanjang rekor buruk Arsenal di ajang Piala Liga Inggris, kompetisi yang belum pernah mereka menangkan sejak musim 1992/1993. Sejak saat itu, klub asal London Utara tersebut telah menelan kekalahan dalam tujuh laga final, dengan empat di antaranya terjadi pada abad ini.







