Legenda Liverpool, Jamie Carragher, menyatakan bahwa klub berjuluk The Reds itu harus terbuka terhadap peluang kembalinya Trent Alexander-Arnold ke Anfield. Menurut laporan FourFourTwo, bek kanan asal Inggris tersebut hengkang ke Real Madrid secara bebas transfer pada 2024 setelah mempersembahkan gelar Liga Primer di bawah asuhan Arne Slot.
Situasi Sulit di Real Madrid
Alexander-Arnold meninggalkan Merseyside setelah menghabiskan waktu selama dua dekade bersama akademi hingga tim utama Liverpool. Kepindahannya sempat memicu kritik tajam dari para pendukung yang merasa kecewa dengan akhir saga kontrak sang pemain. Kendati dilaporkan enggan kembali ke Anfield, posisinya yang kian terpinggirkan di ibu kota Spanyol bisa memicu perubahan arah kariernya.
Pelatih Real Madrid, Jose Mourinho, kerap memilih opsi lain untuk mengisi posisi bek kanan dalam beberapa pekan terakhir. Kondisi tersebut memicu spekulasi mengenai kemungkinan kembalinya sang pemain ke Merseyside, meski situasinya bakal memecah belah opini suporter.
“Saya akan menerimanya kembali. Saya pikir dia membuat kesalahan, sungguh. Saya pikir dia membuat kesalahan besar,” ujar Carragher dalam siniar The Overlap yang bekerja sama dengan Sky Bet.
Carragher memandang kepindahan tersebut sebagai sebuah kekeliruan, namun ia menilai urusan pribadi harus dikesampingkan demi kebaikan klub. Mantan bek tengah tersebut berpendapat bahwa kemampuan operan dari lini belakang masih menjadi kendala bagi Liverpool saat ini.
“Jika sesuatu menguntungkan Liverpool Football Club ke depan… dan kita memang memiliki, ketika Anda memikirkan masalah yang dimiliki Liverpool dalam hal bek kanan. Ronnie telah tampil fantastis… tetapi kita memang memiliki masalah dalam hal operan bek sayap,” kata Carragher.
Lebih lanjut, Carragher menyoroti status Alexander-Arnold yang kini berada di urutan terbawah dalam hierarki skuad Los Blancos. Dalam pertandingan El Clasico melawan Barcelona, pelatih memasang gelandang di posisi bek kanan, sementara rekrutan anyar Denzel Dumfries baru dimasukkan sebagai pemain pengganti.
“Jadi ketika Anda menjadi pilihan ketiga di sebuah klub, mereka tentu ingin Anda… pindah,” tutur Carragher.
Minim Menit Bermain
Sebagai pemain didikan akademi Liverpool dan putra daerah Merseyside, Alexander-Arnold sempat menjadi figur penting yang mengantar klub meraih dua gelar Liga Primer dan satu trofi Liga Champions. Namun, hubungan baiknya dengan para pendukung meretak tahun lalu menjelang kepergiannya ke Spanyol.
Meski demikian, di usianya yang menginjak 28 tahun dengan sisa kontrak lima tahun, ia masih memiliki peluang besar untuk memperjuangkan tempatnya. Sepanjang musim ini, Alexander-Arnold baru mencatatkan tiga kali penampilan sebagai starter di La Liga dengan total bermain kurang dari 270 menit, serta hanya tampil sekali di Liga Champions di bawah arahan Mourinho.
Dalam laga melawan Barcelona, pelatih mempercayakan posisi bek kanan kepada kapten tim Federico Valverde, sebelum memasukkan Denzel Dumfries pada menit ke-60, sementara Alexander-Arnold bahkan tidak masuk ke dalam skuad pertandingan.
Sumber: Latest from FourFourTwo






