Berita Bola

MU Tetapkan Keputusan Terkait Nasib Michael Carrick

MU Tetapkan Keputusan Terkait Nasib Michael Carrick

Pelatih kepala Manchester United, Michael Carrick, dilaporkan akan mendapatkan tambahan waktu untuk memperbaiki performa buruk timnya di awal musim ini, seperti dilansir dari FourFourTwo.

Keputusan Manajemen MU untuk Carrick

Masa depan Carrick sempat berada di ujung tanduk menyusul pekan yang mengecewakan bagi Setan Merah, yang harus menelan kekalahan beruntun dari Como dan Bournemouth di tengah kritik terbuka dari para pemain senior. Lisandro Martinez dan kapten tim Bruno Fernandes sama-sama melontarkan kritik bulan ini. Martinez menyoroti direktur teknik Jason Wilcox serta kebijakan rekrutmen klub, sementara Fernandes secara terbuka mengkritik taktik Carrick di Liga Champions.

Baik Martinez maupun Fernandes tidak diturunkan sebagai starter dalam kekalahan melawan Bournemouth, bahkan sang kapten hanya duduk di bangku cadangan hingga laga usai di Old Trafford. Para suporter United justru menunjukkan dukungan kepada sang pelatih, di mana nama Carrick dinyanyikan oleh publik Old Trafford saat ia berjalan mengelilingi lapangan untuk memberikan apresiasi setelah pertandingan.

Spekulasi berkepanjangan mengenai ketertarikan klub terhadap mantan pelatih tim nasional Jerman Julian Nagelsmann serta mantan manajer Newcastle United Eddie Howe untuk menggantikan posisi pelatih terbukti tidak benar untuk saat ini, dan Carrick dipastikan tetap memegang kendali tim.

“Michael Carrick will be given more time to turn Manchester United’s fortunes around after a meeting of the club’s hierarchy on Monday,” demikian laporan dari The Athletic yang dikutip FourFourTwo.

Pertemuan yang digelar pada hari Senin tersebut melibatkan para tokoh pimpinan senior klub, termasuk salah satu pemilik Sir Jim Ratcliffe, CEO Omar Berrada, serta direktur sepak bola Jason Wilcox. Keputusan diambil untuk memberikan kesempatan kepada Carrick beserta para pemain guna membalikkan keadaan.

Tantangan Berat di Depan Mata

Keputusan manajemen klub ini datang setelah penunjukan tetap Carrick sebagai pelatih kepala menyusul masa-masa suksesnya sebagai pelatih interim pada paruh kedua musim lalu. Mantan gelandang United tersebut sebelumnya berhasil membawa tim finis di peringkat ketiga Liga Primer dan mengamankan kembali tiket ke Liga Champions usai pemecatan Ruben Amorim.

Namun, performa awal musim 2026/2027 tidak berjalan sesuai harapan menyusul rentetan hasil minor. Sejauh ini Manchester United telah melakoni dua belas pertandingan di semua kompetisi, dengan catatan masing-masing hanya satu kemenangan di ajang Liga Primer dan Liga Champions, yang membuat mereka terpuruk di papan bawah klasemen.

Ujian berat kini menanti Carrick karena jadwal pertandingan bulan Oktober dan November akan mempertemukan Setan Merah dengan Chelsea, AS Roma, Aston Villa, Liverpool, Sporting CP, serta Brentford.

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *