Berita Bola

Nasib Michael Carrick di Manchester United dan Klausul Kontrak

Nasib Michael Carrick di Manchester United dan Klausul Kontrak

Masa depan Michael Carrick sebagai pelatih kepala Manchester United berada dalam ancaman menyusul awal musim Liga Primer yang mengecewakan. Performa buruk klub membuat detail kontrak sang pelatih mulai disorot publik.

Kontrak dan Klausul Pemutusan

Carrick diangkat sebagai pelatih permanen pada bulan Mei setelah masa jabatan interim keduanya yang sukses membawa Manchester United finis di peringkat ketiga Liga Primer dan kembali ke Liga Champions. Namun, menurut laporan wartawan talkSPORT Alex Crook seperti dilansir dari FourFourTwo, jabatan Carrick kini berada di ujung tanduk setelah timnya hanya meraih dua kemenangan dari 12 pertandingan pertama musim ini di semua kompetisi.

Meskipun para pendukung di Old Trafford sempat mengalihkan kemarahan mereka kepada para pemain dan manajemen puncak usai kekalahan dari Bournemouth, posisi Carrick tetap terancam. Crook mengungkapkan bahwa kontrak dua tahun yang ditandatangani Carrick pada musim panas lalu mencakup sebuah klausul pemutusan.

Calon Pengganti dan Ketegangan Internal

Manchester United bahkan sudah mulai mengevaluasi calon pengganti Carrick menyusul kekalahan 4-1 di Liga Champions melawan Como pada hari Rabu. Nama-nama yang masuk dalam radar klub meliputi mantan pelatih Jerman dan Bayern Munich Julian Nagelsmann serta mantan manajer Newcastle United Eddie Howe.

Kepala perekrutan Christopher Vivell disebut mendukung penunjukan Nagelsmann, sementara direktur teknik Jason Wilcox lebih menyukai manajer yang memiliki pengalaman di Liga Primer seperti Howe. Wilcox juga dikabarkan mengagumi manajer Brighton & Hove Albion Fabian Hurzeler.

Tekanan terhadap Carrick semakin meningkat setelah kapten tim Bruno Fernandes secara terbuka mempertanyakan taktik sang pelatih usai laga melawan Como. Komentar tersebut muncul hanya berselang beberapa hari setelah Lisandro Martinez melontarkan kritik tajam yang ditujukan kepada Wilcox.

Pengamat sepak bola Gary Neville turut mengecam Fernandes dan Martinez karena membuka masalah internal klub ke ruang publik, sekaligus melayangkan kritik terhadap kegagalan manajemen dalam bursa transfer.

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *