Arsenal terus memimpin di papan atas Liga Primer berkat performa konsisten di bawah arahan manajer Mikel Arteta. Dengan catatan tujuh kemenangan dari delapan pertandingan awal musim ini, skuad Meriam London berada di posisi prima untuk mempertahankan gelar juara.
Kontribusi Rekrutan Baru
Keberhasilan Arsenal di puncak klasemen tidak lepas dari kerja keras jajaran manajemen dalam memperkuat skuad pada bursa transfer musim panas lalu. Gelandang Bruno Guimarães didatangkan dari Newcastle United dengan nilai transfer sekitar £75 juta atau setara Rp1,5 triliun, sementara bek tengah Ezri Konsa bergabung dari Aston Villa seharga £51 juta atau sekitar Rp1,02 triliun.
Guimaraes langsung memberikan dampak instan dengan mencetak dua gol dalam dua penampilan sebagai starter, termasuk gol kemenangan saat menaklukkan Leeds United dengan skor 2-1. Di lini belakang, Konsa tampil gemilang menggantikan William Saliba yang mengalami cedera, serta menyumbang satu gol saat mengalahkan Everton dan membantu tim menjaga catatan tidak kebobolan melawan Nottingham Forest serta Sunderland.
Kemerosotan Peran Martín Zubimendi
Di sisi lain, kesuksesan rekrutan baru membuat sejumlah pemain yang sebelumnya menjadiandalan kini kesulitan mendapatkan tempat utama di skuad asuhan Arteta. Eberechi Eze termasuk salah satu pemain yang kehilangan konsistensi dan hanya mencatatkan dua penampilan sebagai starter musim ini.
Situasi serupa juga dialami oleh gelandang Martín Zubimendi setelah didatangkan dari Real Sociedad musim lalu dengan biaya mencapai £60 juta atau setara Rp1,2 triliun. Pemain asal Spanyol tersebut sempat menjadi pilar penting pada musim lalu dengan mencetak gol krusial ke gawang Nottingham Forest dalam perjalanan meraih gelar juara.
Namun, memasuki musim 2026/2027, menit bermain pemain berusia 27 tahun itu merosot drastis akibat keputusan Arteta yang lebih memilih opsi lain di lini tengah. Myles Lewis-Skelly, Declan Rice, Bruno Guimaraes, dan Mikel Merino kini menjadi pilihan utama di atas Zubimendi dalam susunan pemain.
Berdasarkan catatan musim ini, Zubimendi baru mengumpulkan 99 menit penampilan di Liga Primer, menjadi jumlah terendah di antara seluruh gelandang dalam skuad Arsenal. Saat tampil selama sepuluh menit melawan Everton pada akhir pekan, ia gagal memenangi satu pun duel di lapangan.
Kondisi tersebut membuat klub dikabarkan mulai mempertimbangkan opsi penjualan bagi sang pemain guna mengamankan nilai investasi mereka pada bursa transfer mendatang.
Sumber: Football FanCast







