Pelatih Luciano Spalletti menyatakan para pemain Juventus layak menerima seluruh pujian atas kemenangan 2-0 melawan Napoli. Kendati demikian, seperti dilaporkan Football Italia, Spalletti juga melontarkan kritik kepada para suporter yang sempat melontarkan cemoohan.
Pujian untuk Skuad Juventus
Sebelum pertandingan ini, atmosfer di kubu Bianconeri terbilang sangat buruk menyusul kekalahan 2-0 dari tim papan bawah Genoa pada Rabu malam. Sempat kesulitan di awal laga, Juventus akhirnya memastikan kemenangan berkat dua gol spektakuler menjelang pertandingan usai yang dicetak oleh Kerim Alajbegovic dan Jeremie Boga dari luar kotak penalti, diwarnai pula oleh kartu kuning kedua yang diterima Luca Marianucci.
Usai peluit akhir berbunyi, sang pelatih langsung memeluk erat para stafnya. Kepada DAZN Italia, Spalletti mengatakan bahwa para stafnya menderita dan bekerja bersamanya dari pagi hingga malam, namun kredit utama malam ini harus diberikan kepada tim yang mampu menggali keinginan untuk bangkit, berpikir positif, dan melakukan sejumlah penyesuaian di babak kedua.
Spalletti juga mengungkapkan bahwa pidato penting dari Carnevali turut membantu para pemain karena mereka tidak terbiasa mendengar suaranya, sehingga hal itu memaksa skuad untuk mendengarkan dan menyerap pesan tersebut. Ia menambahkan bahwa Napoli mengawali laga dengan baik, tetapi para pemain menunjukkan performa luar biasa dalam membuat keputusan tepat hingga akhirnya meraih kemenangan yang sangat layak untuk memulihkan kepercayaan diri.
Kendala Cedera dan Respons terhadap Suporter
Di balik kemenangan tersebut, Juventus dihadapkan pada masalah kebugaran pemain. Weston McKennie harus ditarik keluar saat jeda babak pertama akibat masalah adductor, sementara Alajbegovic terlihat duduk di bangku cadangan dengan kantong es melilit di betisnya setelah mencetak gol.
Ketika ditanya apakah skuad saat ini sudah terstruktur untuk menang atau membutuhkan investasi besar di masa depan, Spalletti memberikan tanggapan tegas. Ia menjelaskan bahwa timnya saat ini belum terstruktur dalam hal apapun karena ia terpaksa melakukan pergantian pemain akibat cedera McKennie, Sarr yang mengalami demot, serta jadwal pertandingan berikutnya yang sudah menanti pada hari Kamis.
Para suporter di Stadion Allianz sempat meneriakkan penghinaan dan menuntut para pemain untuk menunjukkan nyali sejak menit pertama pertandingan melawan Napoli, menyusul aksi protes di luar stadion sebelum sepak mula. Menanggapi situasi ini, Spalletti menegaskan bahwa timnya harus tetap melangkah dan bersatu menghadapi situasi tersebut.
Orang-orang boleh saja menilai dirinya maupun para pemain tidak becus, tetapi saat ini persatuan adalah kunci agar stadion bisa kembali menjadi sebuah benteng. Ia menyampaikan rasa terima kasih kepada suporter yang tetap memberikan tepuk tangan dan dukungan, sembari menegaskan bahwa tim membutuhkan kehadiran para suporter di sisi mereka untuk terus mendorong hal-hal positif di tengah keterbatasan pemain yang tersedia.
Sumber: Football Italia







