Mantan penyerang asal Italia, Paolo Di Canio, menyatakan kekhawatirannya terhadap kondisi Juventus setelah menelan kekalahan dua gol tanpa balas dari Genoa. Ia menilai Bianconeri saat ini berada dalam situasi penuh kekacauan dan kehilangan identitas permainan.
Krisis Identitas dan Performa Lini Serang
Juventus harus menerima kekalahan kedua dari tiga pertandingan terakhir di Serie A saat bertandang ke markas Genoa pada hari Rabu. Hasil minor tersebut membuat klub asal Turin kini tertinggal 11 poin dari pemuncak klasemen sementara, Lazio dan Inter, serta memiliki catatan lini serang terburuk kedua di antara sepuluh besar klasemen.
Menurut Di Canio kepada Sky Sport Italia, permasalahan utama Juventus terletak pada cara mereka meraih hasil di lapangan yang dinilai tidak memiliki jiwa maupun identitas yang jelas. “Anda bisa mengubah sistem. Anda mungkin mengalahkan beberapa tim, seperti Lecce; beberapa tim di Italia tidak begitu kuat. Mereka mungkin terlihat bagus, tetapi mereka tidak menggigit di depan gawang,” ujar Di Canio.
Ia juga menyoroti penampilan para pemain yang kerap diandalkan, seperti Kalulu, yang justru melakukan kesalahan fatal di tengah situasi tim yang tidak menentu. “Tidak ada jiwa. Anda tidak melihat cahayanya. Anda melihat sepuluh menit, 15 menit. Tapi kemudian Anda melihat pemain seperti Kalulu, yang, dalam hal keandalan, selalu ada, selalu melakukan hal yang benar, membuat kesalahan jenis ini. Ini benar-benar kekacauan. Saya tidak mengerti bagaimana mereka dapat menemukan solusinya,” tambahnya.
Jadwal Pertandingan Berikutnya
Dalam pertandingan melawan Genoa, gawang Juventus kebobolan pada babak pertama melalui aksi Kingsley Ehizibue dan Tommaso Baldanzi, sementara lini serang mereka gagal mencetak gol untuk kedua kalinya dalam tiga laga terakhir.
Pada laga selanjutnya, Juventus dijadwalkan menjamu Napoli di Stadion Allianz, Turin. Napoli baru saja meraih kemenangan tandang 4-1 atas Monza, meski pelatih mereka yang juga mantan juru taktik Juventus, Massimiliano Allegri, harus menjalani hukuman skorsing pada hari Minggu mendatang.
Hingga pekan kesembilan Serie A musim ini, baik Juventus maupun Napoli sama-sama mengumpulkan 14 poin. Napoli unggul dalam produktivitas gol dengan mencetak 17 gol berbanding 11 milik Bianconeri, namun telah kebobolan 11 gol atau satu gol lebih banyak dari Juventus.
Sumber: Football Italia







