Liga Primer

Pierre Sage Masih Diberi Waktu oleh Crystal Palace

Pierre Sage Masih Diberi Waktu oleh Crystal Palace
Daftar Isi
  1. Ancaman Pemecatan dan Jadwal Padat
  2. Dukungan Skuad dan Perpecahan Internal
  3. Faktor Pemain dan Tantangan Cedera

Pelatih Crystal Palace Pierre Sage mendapatkan tambahan waktu untuk memperbaiki performa klub, namun ia tetap berada dalam tekanan besar. Posisinya terancam apabila skuad asuhannya mengalami kekalahan saat bertandang ke markas Tottenham Hotspur pada hari Sabtu.

Ancaman Pemecatan dan Jadwal Padat

Masa depan pelatih asal Prancis tersebut sempat berada dalam ketidakpastian menyusul kekalahan dua gol tanpa balas dari Newcastle United. Hasil buruk itu datang setelah mereka takluk lima gol tanpa balas dari Brighton, di mana Sage sebelumnya telah mendapat peringatan bahwa posisinya bisa melayang jika tidak ada perbaikan hasil.

Kendati demikian, menurut laporan Football | The Guardian, pimpinan klub Steve Parish memilih untuk tidak mengambil tindakan pemecatan akibat jadwal pertandingan yang sangat padat. Palace dijadwalkan menghadapi Fulham di Craven Cottage dalam ajang Piala Liga Inggris pada hari Rabu sebelum bertolak menghadapi Tottenham di kompetisi Liga Primer. Walau demikian, Sage dipastikan memahami bahwa pertandingan akhir pekan ini memegang peran krusial bagi kelanjutan kariernya.

Dukungan Skuad dan Perpecahan Internal

Crystal Palace saat ini tertahan di peringkat ke-17 klasemen sementara dan telah kebobolan sembilan belas gol dari delapan pertandingan liga, yang merupakan catatan kebobolan tertinggi di divisi tersebut. Meskipun demikian, juru taktik berusia itu dikabarkan masih mengantongi dukungan dari para pemainnya, ditandai dengan pesan dari dua pemain kunci yang menyatakan keyakinan bahwa sang pelatih mampu membalikkan keadaan.

Di level manajemen, para petinggi klub dikabarkan terbelah dalam menyikapi masa depan mantan pelatih Lens yang baru memimpin dua belas pertandingan tersebut. Sebagian pihak di dalam klub mendukung opsi mendatangkan Thomas Frank atau Sean Dyche untuk menstabilkan tim, sementara mantan manajer Wolverhampton Wanderers Rob Edwards turut disebut sebagai salah satu kandidat potensial.

Faktor Pemain dan Tantangan Cedera

Pihak manajemen klub juga menunjukkan simpati kepada Sage mengingat bek pinjaman dari Chelsea, Axel Disasi, baru saja merampungkan masa hukuman tiga pertandingan sebagai pengganti Maxence Lacroix. Selain itu, terdapat tanda-tanda positif dari hasil imbang dua sama melawan Besiktas di ajang Liga Europa, di mana Sage disebut merasa puas dengan performa penyerang asal Prancis, Jean-Philippe Mateta, yang baru pulih dari cedera.

Di sisi lain, kekhawatiran melanda tim terkait kondisi Ismaïla Sarr yang kembali mengalami cedera pangkal paha sehingga harus absen dalam pertandingan melawan Newcastle. Penyerang asal Senegal tersebut sempat kecewa setelah pinangan Liverpool ditolak pada bursa transfer musim panas, dan kehadiran kembali pemain terbaik klub musim lalu itu sangat dibutuhkan Sage untuk bangkit dari periode awal yang sulit usai era Oliver Glasner.

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *