Daftar Isi
Fleetwood Town mencetak sejarah dengan menyingkirkan juara bertahan Liga Primer, Arsenal, melalui adu penalti pada Selasa untuk melaju ke babak perempat final Carabao Cup. Kemenangan luar biasa ini diraih di tengah perbedaan 84 peringkat di antara kedua tim, di mana tuan rumah yang berjuluk Cod Army tampil tanpa rasa takut di hadapan para pendukungnya.
Malam Bersejarah dan Gol Penentu
Aaron Loupalo-Bi membawa tuan rumah memimpin saat pertandingan berjalan 21 menit, namun Viktor Gyokeres mampu menyamakan kedudukan bagi tim tamu selepas jeda turun minum. Fleetwood tetap tampil solid menghadapi lini serang Arsenal yang tampil kurang maksimal, sementara skuad asuhan Mikel Arteta harus bermain dengan sepuluh orang setelah Max Dowman diganjar kartu merah akibat menendang lawan menyusul tekel keras dari Harrison Neal.
Pertandingan berlanjut hingga babak adu penalti setelah skor imbang bertahan, di mana eksekusi penalti penentu dari Conor Haughey memastikan kemenangan bersejarah bagi klub yang kini menduduki peringkat ke-18 di League Two tersebut. Para suporter pun langsung tumpah ruah ke atas lapangan menyambut kelolosan tim kesayangan mereka.
Manajer Matt Lawlor mengungkapkan kepada Sky Sports bahwa laga tersebut merupakan malam terbesar dalam sejarah klub. Ia mengaku sempat kesulitan mempersiapkan timnya untuk menghadapi lawan dari kasta tertinggi, namun sangat bangga dengan kerja keras para pemainnya yang membuat seluruh warga kota dan klub merasa bangga.
Perjuangan dan Harapan Bek kiri Fleetwood
Bek kiri Jake Batty berbicara kepada BBC Radio 5 Live mengenai penampilan luar biasa timnya di ajang piala domestik yang kontras dengan performa mereka di liga. Ia menyatakan bahwa klub kecil dari kota pesisir Lancashire tersebut berhasil menciptakan momen-momen magis yang akan dikenang sepanjang masa.
Batty menambahkan bahwa setelah menembus babak perempat final untuk pertama kalinya sejak bergabung dengan Liga Sepak Bola Inggris pada tahun 2012, Fleetwood tidak boleh merasa takut terhadap tim manapun. Ia berharap dukungan suporter yang memadati stadion dapat terus berlanjut di setiap pertandingan liga berikutnya.
Di sisi lain, manajer Matt Lawlor harus segera mengalihkan fokus para pemainnya kembali ke kompetisi liga, di mana mereka dijadwalkan akan menghadapi Bristol Rovers pada hari Sabtu mendatang. Lawlor menyatakan bahwa dirinya sempat ragu untuk merusak momen perayaan tersebut, tetapi tim harus kembali bersiap menghadapi kenyataan kompetisi.
Aksi Gemilang Kiper dan Reaksi Suporter
Kiper Jay Lynch menjadi salah satu kunci kemenangan berkat serangkaian penyelamatan gemilang saat menepis peluang dari Ben White, Martin Odegaard, serta menggagalkan tendangan penalti Bruno Guimaraes. Lynch menyamakan pencapaian timnya dengan kesuksesan Grimsby Town saat mengalahkan Manchester United pada kompetisi musim lalu.
Sementara itu, seorang suporter setia bernama Ben yang telah mengikuti klub selama 15 tahun mengungkapkan kepada BBC Radio 5 Live bahwa kemenangan ini mengobati kekecewaan setelah rentetan hasil buruk di liga. Ia menyebut malam tersebut sebagai momen terbaik dalam hidupnya, terutama mengingat perbedaan sumber daya dan anggaran yang dimiliki klub kecil tersebut dibandingkan raksasa Liga Primer.
Sumber: BBC Sport






