MotoGP

Marc Marquez Pilih Datang Sangat Telat ke MotoGP Qatar

Marc Marquez Pilih Datang Sangat Telat ke MotoGP Qatar

Marc Marquez mengungkapkan rencana kedatangannya yang sangat terlambat untuk menghadapi rangkaian MotoGP Qatar 2026 di tengah situasi panas kawasan Timur Tengah.

Rencana Perjalanan Tidak Biasa

Pelaksanaan MotoGP Qatar akhir pekan ini menjadi sorotan karena persaingan gelar juara dunia yang semakin mendekati babak penentuan. Di sisi lain, kekhawatiran muncul akibat situasi panas yang melanda wilayah Timur Tengah sebagai dampak perang antara Israel dan Amerika Serikat dengan Iran.

Menghadapi situasi tersebut, Marc Marquez memutuskan untuk mengambil langkah berbeda terkait jadwal penerbangannya. Alih-alih langsung terbang ke Qatar dari seri sebelumnya seperti kebiasaan para pembalap pada balapan beruntun, ia memilih pulang terlebih dahulu ke Spanyol.

Keputusan tersebut disampaikan Marc Marquez kepada TNT Sports, seperti dilaporkan Crash. “Saya akan kembali ke Spanyol dan saya akan tiba di akhir waktu yang masih sangat mungkin, Kamis malam,” kata Marc Marquez.

Langkah pembalap asal Spanyol ini tergolong di luar kebiasaan umum para pebalap MotoGP. Biasanya, para peserta sudah hadir lebih awal untuk mengikuti berbagai rangkaian acara jelang balapan serta menghadiri sesi konferensi pers resmi yang dijadwalkan pada Kamis siang.

Absennya Sejumlah Pembalap

Suasana jelang MotoGP Qatar semakin memanas setelah pabrikan Yamaha mengambil keputusan tegas untuk menarik diri dari seri tersebut. Pertimbangan faktor keselamatan membuat Yamaha memutuskan untuk tidak menurunkan skuadnya, yang mencakup tim pabrikan maupun tim satelit.

Kebijakan tersebut berdampak pada absennya empat pembalap dari lintasan, yakni Fabio Quartararo, Alex Rins, Jack Miller, dan Augusto Fernandez. Selain rombongan Yamaha, Alex Marquez juga dipastikan absen karena harus menjalani prosedur operasi bahu.

Menjelang seri ini, Marc Marquez memimpin klasemen sementara dengan mengantongi 399 poin. Ia berada di posisi teratas dengan keunggulan 44 poin atas Jorge Martin, sehingga memiliki peluang besar untuk mengunci gelar juara dunia MotoGP 2026.

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *