Liga Primer

Manchester United Gagal Gaet Unai Emery yang Incar Liga Champions

Manchester United Gagal Gaet Unai Emery yang Incar Liga Champions

Manchester United harus menerima kenyataan pahit dalam upaya mereka memburu manajer Aston Villa, Unai Emery, karena juru taktik asal Spanyol tersebut dikabarkan bertekad mewujudkan ambisinya di Villa Park alih-alih pindah ke Old Trafford.

Ambisi Besar Unai Emery di Aston Villa

Pelatih berusia 54 tahun tersebut telah mengubah total performa Villa sejak kedatangannya, menjadikan klub tersebut sebagai pesaing reguler di kancah sepak bola Eropa. Capaian gemilang ini menarik perhatian Manchester United, di mana direktur sepak bola Jason Wilcox dikabarkan memandangnya sebagai sosok ideal untuk memimpin proyek masa depan klub.

Meski demikian, menurut laporan The Athletic, sang pelatih hampir tidak memiliki niat untuk meninggalkan pekerjaannya di Birmingham. Ambisi utama Emery adalah menjuarai Liga Champions bersama Aston Villa, yang menegaskan komitmennya terhadap proyek jangka panjang klub tersebut.

Pemilik bersama Villa, Nassef Sawiris, juga menunjukkan tekad kuat untuk melindungi kepentingan klub. Berdasarkan laporan TEAMtalk, pihak klub bertekad mempertahankan salah satu pelatih paling disegani di Eropa ini, bahkan sang ketua sempat mengancam akan mengambil jalur hukum terhadap mantan bek Liverpool, Jamie Carragher, usai komentar yang menyarankan agar Emery mempertimbangkan untuk menggantikan posisi pelatih.

Tantangan Berat Bursa Manajer Setan Merah

Emery masih memiliki kontrak di Villa hingga 2029, yang berarti Manchester United akan menghadapi kendala besar jika ingin menegosiasikan kepindahannya. Di sisi lain, Aston Villa justru berkeinginan agar sang juru taktik bertahan melampaui masa kontraknya saat ini guna membangun proyek jangka panjang yang sukses.

Setan Merah sendiri terus memantau opsi manajer alternatif di tengah ketidakpastian posisi pelatih saat ini menyusul rentetan hasil yang kurang memuaskan. Kendati demikian, INEOS dilaporkan masih memberikan dukungannya kepada manajer yang ada meski tekanan terus meningkat.

Dengan fokus sang pelatih yang sepenuhnya tertuju pada pencapaian prestasi di level Eropa, Manchester United harus mengalihkan pandangan ke kandidat lain untuk posisi manajer permanen mereka berikutnya. Meayu sang manajer agar bersedia meninggalkan Villa Park dipastikan menjadi langkah yang sangat sulit.

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *