Daftar Isi
Hibernian sukses mengalahkan rival sekota mereka, Hearts, dengan skor 2-1 dalam laga semifinal Piala Liga Skotlandia di Stadion Hampden Park. Kemenangan ini memutus rekor buruk dan kutukan kebobolan di menit-menit akhir dari pertemuan-pertemuan sebelumnya yang kerap merugikan Hibs.
Pertahanan Kemenangan dari Bayang-bayang Masa Lalu
Waktu pertandingan di Hampden menipis dan bayang-bayang kekalahan dramatis musim lalu terus menghantui kubu Hibs. Musim lalu, Hearts kerap mencetak gol penentu kemenangan pada menit-menit akhir di tiga derby Edinburgh yang berbeda.
Menjelang akhir pertandingan dengan keunggulan 2-1, Claudio Braga dari Hearts memiliki peluang emas menyamakan kedudukan dari jarak dekat. Namun, Braga menyia-nyiakan peluang tersebut dan membuat para pendukung Hibs bergemuruh merayakan kebebasan dari kutukan gol-gol akhir pertandingan yang musim ini juga terjadi saat melawan klub-klub lain.
Manajer anyar Hibs, Marink Reedijk, langsung mendapatkan tempat di hati para suporter lewat kemenangan penting di babak semifinal ini. Hibs tampil sebagai tim yang penuh kontradiksi musim ini karena terbenam di dasar klasemen Liga Utama Skotlandia meski memiliki materi pemain yang mumpuni.
Kebangkitan di Lapangan
Pertandingan sempat berjalan buruk bagi Hibs ketika Claudio Braga mencetak gol cepat untuk Hearts saat laga baru berjalan empat menit lewat sundulan tanpa pengawalan. Meski demikian, Hibs bangkit dan mendominasi sisa babak pertama meskipun Hearts harus kehilangan beberapa pemain akibat cedera.
Gelandang Hearts, Tomas Magnusson, ditarik keluar setelah mengalami benturan kepala yang keras, sementara Calvin Miller harus meninggalkan lapangan dengan lutut mengenakan penyangga. Manajer Hearts, Wouter Vrancken, bahkan harus turun tangan di pinggir lapangan untuk mencegah Magnusson yang tampak masih oleng agar tidak kembali dimasukkan ke dalam permainan.
Hibs memanfaatkan situasi tersebut dengan baik melalui penampilan dominan Joe Newell di lini tengah. Gol dari Martin Boyle dan Jamie McGrath sebelum turun minum membawa Hibs berbalik unggul dua gol, yang menjadi catatan pertama mereka mencetak dua gol melawan tim Liga Utama sejak Agustus.
Tekanan Babak Kedua dan Peluang Menuju Final
Hearts meningkatkan intensitas serangan mereka pada babak kedua dan mendominasi jalannya laga. Hibs sempat tampil ceroboh dan memberikan penguasaan bola dengan mudah kepada lawan yang memicu keraguan atas mentalitas mereka.
Sejumlah peluang diciptakan oleh Hearts melalui tendangan Laurent Mendy, percobaan Claudio Braga, serta tembakan Sabri Guendouz yang berhasil ditepis kiper Raphael Sallinger. Braga kembali membuang peluang emas di penghujung laga, sementara Hibs juga menyia-nyiakan beberapa kesempatan serangan balik melalui Marko Ivezic.
Pertandingan berakhir dengan keunggulan hibs diiringi nyanyian Sunshine on Leith yang berkumandang di Hampden Park. Hibs kini bersiap menghadapi Rangers di partai final bulan depan dengan harapan kemenangan ini menjadi titik balik musim mereka.
Sumber: BBC Sport







