Liga & Hasil

Chivu Sebut Derby della Madonnina Bukan Penentu Gelar Liga

Chivu Sebut Derby della Madonnina Bukan Penentu Gelar Liga
Daftar Isi
  1. Persiapan dan Analisis Lawan
  2. Pelajaran dari Musim Lalu
  3. Kondisi Tim dan Taktik

Pelatih Inter Milan, Cristian Chivu, menyatakan bahwa prospek menghadapi AC Milan dalam laga bertajuk Derby della Madonnina selalu menghadirkan motivasi ekstra bagi para pemainnya. Kendati demikian, ia menegaskan bahwa hasil akhir pertandingan tersebut tidak akan bersifat menentukan dalam perburuan gelar juara Serie A karena kompetisi masih berada di pekan kesepuluh.

Persiapan dan Analisis Lawan

Pemuncak klasemen sementara Inter akan bertindak sebagai tim tamu saat menantang AC Milan pada akhir pekan ini. Musim lalu, Nerazzurri menelan kekalahan dalam dua pertemuan liga melawan rival sekota tersebut dan belum pernah menang dalam tujuh pertemuan terakhir sejak April 2024. Chivu, berbicara dalam konferensi pers prapertandingan pada hari Jumat, menegaskan bahwa skuadnya tidak memerlukan dorongan tambahan untuk menghadapi laga ini seperti dilaporkan oleh Football Italia.

Menurut Chivu, para pemainnya sudah siap dan menyadari arti penting sebuah laga derby tanpa harus melihat posisi di klasemen. Menanggapi karakter permainan lawan yang kerap tampil menekan sejak awal laga, ia menekankan pentingnya menjaga keseimbangan fisik dan mental. Chivu menambahkan bahwa timnya memahami kekuatan teknik AC Milan serta potensi bahaya yang bisa mereka timbulkan, sehingga para pemain wajib menjaga kekompakan dan kedalaman bertahan.

Pelajaran dari Musim Lalu

Mengenai upaya memulihkan kebanggaan setelah gagal menang dalam tujuh derby terakhir, Chivu menganggap laga tersebut sebagai pertandingan liga pada umumnya. Ia menyatakan bahwa timnya harus menampilkan versi terbaik diri mereka dan melakukan lebih banyak pengorbanan di lapangan. Walau demikian, ia memastikan bahwa kekalahan dari Milan tidak akan menentukan keseluruhan perjalanan musim Inter, berkaca dari pengalaman musim 2025-2026.

Chivu mengingatkan bahwa Milan sempat menang pada pertemuan pertama musim lalu sebelum akhirnya takluk dari Lazio di Roma ketika situasi klasemen sempat dinilai terbuka kembali. Ia menyebut tidak ada tim yang menjadi favorit dalam pertandingan derby karena semua pihak diliputi ambisi besar dan tekanan yang sama. Selain itu, Chivu juga sempat melontarkan candaan saat ditanya mengenai rencana stadion baru Inter dan Milan, serta apakah ia masih akan menjabat sebagai pelatih ketika stadion tersebut resmi dibuka.

Kondisi Tim dan Taktik

Terkait pilihan pemain, Chivu mengakui bahwa dirinya dipengaruhi oleh situasi cedera dan kebutuhan melakukan rotasi di skuadnya. Mengenai peluang Carlos Augusto tampil dan apakah Josep Martinez akan kembali mengawal gawang, ia menyatakan bahwa keputusan tersebut baru akan ditentukan kemudian. Menjawab pertanyaan seputar pentingnya mencetak clean sheet setelah catatan kebobolan dari posisi tertinggal musim ini, Chivu menegaskan bahwa pertahanan adalah tanggung jawab kesebelas pemain di atas lapangan.

Chivu juga menanggapi perdebatan mengenai identitas permainan timnya yang kerap dinilai kesulitan menghadapi lawan dengan blok pertahanan rendah. Ia menutup keterangannya dengan menyatakan bahwa yang terpenting adalah para pemainnya mampu memberikan segalanya, keluar lapangan dengan kepala tegak, dan memaksimalkan karakteristik terbaik tim saat menguasai bola.

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *