Daftar Isi
Peluang Arsenal untuk mengamankan gelar treble domestik harus kandas lebih awal setelah mereka takluk dari klub League Two, Fleetwood Town, melalui adu penalti dalam laga Piala Liga pada Selasa malam. Skuad asuhan Mikel Arteta gagal mengatasi perlawanan tim divisi keempat tersebut, yang sebelumnya menelan dua kekalahan beruntun di liga.
Kontroversi Kartu Merah Max Dowman
Pertandingan diwarnai dengan permainan fisik dan agresif dari Fleetwood untuk meredam para pemain muda Arsenal. Salah satu insiden terbesar dalam laga tersebut adalah kartu merah yang diterima oleh pemain sayap berusia 16 tahun, Max Dowman, pada babak kedua.
Menurut ulasan Football FanCast, tekel keras yang berulang kali diarahkan kepada pemain timnas muda Inggris itu memicu reaksi di pinggir lapangan. Dowman terlihat hanya mendorong lawannya menggunakan kaki karena terjepit di antara kaki Harrison Neal, alih-alih melancarkan tendangan sengaja. Wasit tetap memberikan kartu merah langsung, kendati situasi tersebut dinilai cukup diselesaikan dengan kartu kuning bagi kedua pemain.
Performa Buruk Kai Havertz
Meskipun mendapat kartu merah, Dowman bukan menjadi pemain lini serang Arsenal dengan penampilan terburuk pada laga tersebut. Kai Havertz tampil mengecewakan saat mengisi posisi gelandang serang nomor sepuluh di belakang Viktor Gyokeres dalam sistem 4-2-3-1.
Pemain tim nasional Jerman itu membuang banyak peluang emas dengan melepaskan tujuh tembakan dan dua peluang besar tanpa menghasilkan gol di waktu normal, kecuali saat mencetak gol dalam adu penalti. Sebaliknya, Dowman tampil lebih tenang dalam penguasaan bola dengan akurasi operan mencapai 91 persen serta mencatatkan lebih banyak umpan kunci dibandingkan Havertz.
Marli Salmon Dinilai Belum Siap
Penampilan paling mengecewakan justru datang dari bek tengah berusia 17 tahun, Marli Salmon, yang diberikan kesempatan tampil sebagai starter kedua kalinya di tim utama. Marli kesulitan menghadapi permainan fisik langsung dari Fleetwood dan hanya memenangkan satu dari tiga duel paruh pertama.
Kesalahan fatal terjadi ketika Marli terlalu mudah dilewati oleh Aaron Loupalo-Bi yang berujung pada gol pembuka Fleetwood Town. Selain itu, Marli juga kehilangan penguasaan bola sebanyak enam kali pada babak pertama sebelum akhirnya ditarik keluar oleh Arteta saat jeda pertandingan.
Berdasarkan rapor pertandingan dari Football FanCast, Marli mendapatkan nilai tiga dari sepuluh dan dinilai belum siap menghadapi kerasnya sepak bola level senior. Selepas tersingkir dari Piala Liga, Arsenal disarankan untuk meminjamkan sang bek muda ke klub liga bawah pada paruh kedua musim agar ia dapat beradaptasi dengan aspek fisik yang dibutuhkan.
Sumber: Football FanCast







