Pelatih kepala Arsenal Mikel Arteta dikabarkan mendorong gelandang Martin Zubimendi untuk pindah ke Real Madrid. Situasi ini terjadi setelah pemain asal Spanyol tersebut kesulitan mendapatkan menit bermain reguler di tim utama musim ini.
Situasi Sulit Zubimendi di Arsenal
Zubimendi merupakan pilar penting di lini tengah Arsenal musim lalu ketika Mikel Arteta membawa klub menjuarai Liga Primer sekaligus melaju ke final Liga Champions. Namun, performanya menurun menjelang akhir musim akibat kelelahan melakoni terlalu banyak pertandingan.
Arsenal kemudian mendatangkan Bruno Guimaraes dari Newcastle United, sementara Christian Norgaard hengkang ke Everton. Kehadiran Guimaraes dan gelandang lainnya membuat menit bermain Zubimendi tergerus, di mana ia sama sekali belum pernah menjadi starter di ajang Liga Primer dan Liga Champions musim ini.
Zubimendi baru dua kali masuk dalam susunan pemain utama Arteta di ajang Piala Liga. Arsenal sendiri harus tersingkir dari kompetisi tersebut setelah kalah adu penalti melawan Fleetwood Town pada Selasa malam.
Respons Arteta dan Minat Real Madrid
Mikel Arteta menyatakan bahwa sang gelandang harus bekerja keras untuk mendapatkan tempatnya kembali setelah sempat mengalami cedera. Menurut Arteta, Zubimendi bersikap luar biasa dan layak mendapatkan lebih banyak menit bermain saat ini.
Kendati demikian, laporan dari Spanyol menyebutkan bahwa Arteta justru mendorong sang bintang untuk pergi dan Zubimendi tidak ragu menerima negosiasi dengan Real Madrid. Klub raksasa La Liga tersebut dinilai sebagai opsi yang ideal karena karakteristik permainan Zubimendi yang mampu melindungi lini pertahanan, menjaga penguasaan bola, serta mengatur tim.
Meski demikian, laporan tersebut mencatat bahwa setiap kesepakatan akan bergantung pada keputusan Arsenal dan sang pemain, serta pergerakan konkret dari kedua belah pihak. Pada musim panas lalu, Arsenal mematok harga permintaan untuk Zubimendi di kisaran 90 juta euro atau sekitar Rp75 juta poundsterling, tetapi belum ada kejelasan mengenai nominal yang akan dipatok pada bursa transfer mendatang.






