Daftar Isi
Arsenal menunjukkan kerapuhan di momen-momen krusial setelah tersingkir dari ajang Carabao Cup usai menelan kekalahan dari klub League Two, Fleetwood Town. Kegagalan mencetak gol di lini serang membuat Mikel Arteta harus memikirkan kembali kualitas skuadnya, yang berpotensi mengancam masa depan Kai Havertz di Stadion Emirates menurut laporan Football FanCast.
Situasi Kai Havertz di Arsenal
Didatangkan pada musim panas 2023 untuk mempertajam lini depan Arsenal, penyerang asal Jerman tersebut baru mengoleksi 13 gol dari 43 pertandingan liga. Havertz saat ini tengah berada dalam tren negatif dengan catatan sembilan pertandingan tanpa gol di semua kompetisi, yang memicu keraguan atas posisinya sebagai penyerang tengah utama pilihan Arteta.
Penampilannya saat menghadapi Fleetwood memperlihatkan kelemahan yang mengkhawatirkan dengan akurasi tembakan yang rendah. Dari tujuh percobaan tembakan, hanya satu yang mengarah ke sasaran, menghasilkan tingkat akurasi 14 persen. Selain itu, ia hanya mencatat tingkat keberhasilan dribel sebesar 50 persen dan melepaskan dua umpan ke sepertiga akhir lapangan.
Peluang Talenta Baru Pengganti Havertz
Di tengah mandeknya performa lini depan, pendukung Arsenal sempat memandang Viktor Gyokeres sebagai opsi pengganti utama. Namun, penyerang asal Swedia tersebut baru mencatatkan 148 menit bermain di liga musim ini dan baru mencetak satu gol saat dikalahkan Fleetwood, sehingga memunculkan spekulasi ia juga bisa tersingkir dari skuad.
Situasi tersebut membuka jalan bagi rekrutan anyar asal Georgia, Andria Bartishvili, untuk menembus tim utama. Pemain berusia 17 tahun itu dijadwalkan tiba dari Kolkheti 1913 pada bulan Januari mendatang setelah Arsenal menebarnya dengan biaya transfer sekitar 3,8 juta poundsterling.
Potensi Andria Bartishvili Bersama The Gunners
Remaja berbakat ini berpeluang mengikuti jejak Max Dowman untuk langsung promosi ke skuad senior meski usianya masih pantas bermain di tim akademi. Kewarganegaraan Bartishvili telah memicu perbandingan dengan bintang Paris Saint-Germain, Khvicha Kvaratskhelia, karena kemampuan dribel mereka dalam menguasai bola.
Meski masih sangat muda, ia sudah mendapat kesempatan bermain sebagai pemain pinjaman di Iberia 1913, klub yang berlaga di kasta tertinggi Liga Georgia. Bartishvili telah mencetak tiga gol pada musim ini dan dikenal lewat kemampuan membaca waktu untuk menyambut bola di kotak penalti.
Masa peminjaman tersebut juga memberikannya kesempatan tampil di UEFA Conference League yang penting bagi perkembangannya menuju level elit. Apabila ia mampu menunjukkan performa impresif sebelum kepindahannya ke London Utara pada bursa transfer musim dingin, Bartishvili berpeluang langsung bersaing memperebutkan tempat utama di bawah arahan Arteta.
Sumber: Football FanCast







