Berita Bola

Liverpool Tundukkan Brighton 2-0, Naik ke Peringkat Empat

Liverpool Tundukkan Brighton 2-0, Naik ke Peringkat Empat
Daftar Isi
  1. Jalannya Pertandingan dan Kontribusi Wirtz
  2. Keunggulan Taktis Andoni Iraola
  3. Performa Gemilang Jeremy Jacquet

Liverpool naik ke peringkat keempat dalam klasemen sementara Liga Primer setelah meraih kemenangan 2-0 atas Brighton & Hove Albion di Stadion Anfield pada Minggu siang.

Jalannya Pertandingan dan Kontribusi Wirtz

The Reds membuka keunggulan pada menit ke-17 ketika tendangan Florian Wirtz dibelokkan ke gawang sendiri oleh gelandang serang Brighton, Pascal Gross. Empat menit berselang, Bradley Barcola sukses merebut bola di area pertahanan lawan dan menggiringnya di sisi kanan sebelum memberikan umpan matang kepada Alexander Isak untuk mengubah skor menjadi 2-0. Wirtz tampil memikat dengan penguasaan bolanya sepanjang berada di lapangan, meskipun ia gagal mencatatkan namanya di papan skor karena bola tendangannya semula hampir melebar sebelum mengalami pantulan.

Kendati demikian, pemain tim nasional Jerman tersebut masih dinilai perlu melakukan perbaikan pada satu aspek krusial. Sejak kepindahannya senilai 116 juta poundsterling dari Bayer Leverkusen tahun lalu, ia kerap kesulitan menghadapi tingkat fisik dan intensitas permainan di Liga Primer. Saat menghadapi The Seagulls, playmaker jebolan Bundesliga itu kehilangan tujuh dari 11 duel bawah dan dua duel udara, serta kehilangan penguasaan bola sebanyak 19 kali tanpa menciptakan peluang besar bagi rekan setimnya.

Keunggulan Taktis Andoni Iraola

Kekurangan fisik Wirtz tidak terlalu merugikan The Reds dalam laga ini karena pelatih kepala Andoni Iraola berhasil mengungguli juru taktik Brighton, Fabian Hurzeler, secara taktik. Juru taktik asal Spanyol tersebut menyadari tim tamu ingin mendominasi penguasaan bola, sehingga ia menginstruksikan anak asuhnya untuk bertahan dan meredam tekanan sebelum melancarkan serangan balik. Mengandalkan kecepatan Milos Kerkez, Isak, dan Barcola, keputusan eks pelatih Bournemouth itu terbukti tepat di mana gol kedua Liverpool lahir dari skema counter-pressing dan counter-attacking yang sempurna.

Tim tamu menguasai 63 persen penguasaan bola, melepaskan 24 umpan silang ke kotak penalti, serta mencatatkan 79 kali masuk ke sepertiga akhir lapangan. Namun, kiper Alisson hanya perlu melakukan satu penyelamatan selama 90 menit pertandingan berkat tangguhnya lini pertahanan Liverpool. Jeremy Jacquet tampil sebagai pemain terbaik dalam laga tersebut, mengungguli performa Wirtz, dan kini mulai memantapkan diri sebagai pemain terbaik klub di bawah asuhan Iraola musim ini.

Performa Gemilang Jeremy Jacquet

Sejak diboyong dari Rennes seharga 60 juta poundsterling, bek tengah berusia 21 tahun itu memperlihatkan fisik, kedewasaan, dan kualitas teknik untuk menjadi bintang di Liga Primer. Jacquet mendapatkan nilai sembilan dari sepuluh berkat dominasi serta ketangguhannya dalam mengawal lini belakang. Pemain asal Prancis tersebut memenangi seluruh duel udara yang dihadapi sebanyak dua kali, mencatatkan tiga blok, melakukan delapan kontribusi defensif secara keseluruhan, dan tidak pernah berhasil dilewati oleh lawan satu kali pun.

Momen paling menonjol dari Jacquet terjadi pada babak pertama ketika ia secara luar biasa memblok tembakan jarak dekat Babis Kostoulas menggunakan wajahnya. Penguasaan bola Jacquet juga menuai perhatian karena ia hanya kehilangan penguasaan bola sebanyak delapan kali sepanjang 90 menit. Saat ini, Jacquet memimpin daftar pencatatan di Anfield untuk tekel per pertandingan sebanyak 2,4 kali dan intersep per laga sebanyak 1,9 kali, serta berada di peringkat kedua untuk sapuan bola sebanyak 3,3 kali per pertandingan.

Ketangguhan bertahan Jacquet terbukti luar biasa sepanjang delapan pertandingan perdana Liga Primer musim ini, dan Iraola berharap sang pemain mampu mempertahankan statusnya sebagai penampil bintang dalam beberapa pekan serta bulan mendatang.

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *