Manchester United menunjukkan perubahan performa signifikan menjelang pertandingan derbi Women’s Super League (WSL) menghadapi pemuncak klasemen Manchester City pada Minggu (25/10). Skuad asuhan Eva Olid tersebut berhasil bangkit dari awal musim yang mengecewakan dengan mencatatkan enam kemenangan beruntun di seluruh ajang kompetisi.
Penyesuaian Taktik dan Struktur Permainan
Keterpurukan United sempat terlihat pada tiga pertandingan awal liga saat mereka menelan kekalahan dari London City Lionesses dan Chelsea. Dalam dua laga tersebut, United mencatatkan penguasaan bola di bawah 40 persen serta hanya mengarahkan total dua tembakan tepat ke gawang lawan.
Olid, yang baru bertugas sejak musim panas, mengakui para pemainnya sempat terbebani oleh penerapan filosofi bermain baru yang mengandalkan dominasi bola dan skema menyerang berisiko tinggi. Situasi tersebut membuat tim kehilangan stabilitas pertahanan yang sebelumnya menjadi keunggulan mereka.
Sebelum menahan imbang Arsenal 1-1 di Stadion Emirates, Olid meminta skuadnya kembali menerapkan organisasi bertahan yang sudah dikuasai sembari perlahan menyisipkan ide-ide taktik barunya. Hasil imbang tersebut menjadi titik tolak perubahan performa United di lapangan.
Pada tiga pertandingan WSL berikutnya melawan West Ham, Liverpool, dan Charlton Athletic, United sukses mengamankan poin penuh, mencetak enam gol, dan hanya kemasukan dua kali. Jumlah umpan yang masuk ke sepertiga akhir lapangan melonjak tajam dari 197 umpan pada tiga laga pertama menjadi 529 umpan, disertai peningkatan tembakan dari 10 menjadi 42 percobaan serta persentase perebutan bola udara yang lebih baik.
Evaluasi Mentalitas dan Struktur Kepelatihan
Di luar urusan taktik, kekalahan telak 0-5 dari Chelsea memicu pembicaraan terbuka di ruang ganti guna memulihkan kepercayaan diri skuad. Olid menilai masa transisi tersebut memberi pemahaman yang lebih jelas mengenai kebutuhan tim dan ekspektasi staf pelatih.
Jeda internasional menjadi momentum penting bagi Olid untuk menata ulang program latihan sekaligus melengkapi jajaran staf pendukung. Pelatih asal Spanyol tersebut mendatangkan Jose Herrera sebagai asisten pelatih bersama Gavin Beith, figur yang pernah bekerja sama dengannya di Hearts.
Kondisi para pemain pilar turut mengalami peningkatan selepas jeda internasional. Kapten tim Maya Le Tissier kembali dengan performa prima, sementara Ella Toone menyumbang gol dalam kemenangan 3-1 atas Charlton usai sempat tidak masuk skuad tim nasional Inggris. Di sisi lain, rekrutan anyar Andrea Medina kini mulai memegang peranan krusial dalam formasi inti tim.
United kini menempati peringkat kelima klasemen sementara WSL dengan selisih delapan angka dari Manchester City yang belum terkalahkan. Menjelang laga derbi tersebut, Olid meyakini gengsi pertandingan akan melipatgandakan motivasi bertanding para pemainnya.
“It’s a derby. I think the players are always motivated, but against City, there has to be something else, no?” kata Olid kepada BBC Sport.
Sumber: BBC Sport







