Daftar Isi
Musim kompetisi Liga Primer 2026-27 telah berjalan sekitar seperempat jalan dengan sembilan pertandingan yang sudah dimainkan oleh setiap tim. Melalui data statistik *expected goals* (xG) dari FotMob yang dilansir oleh Planet Football, terlihat performa sesungguhnya dari masing-masing klub di balik hasil pertandingan yang diraih.
Dominasi Lini Serang Manchester City dan Brighton
Manchester City memimpin puncak daftar xG dengan catatan 18,3 xG di bawah arahan manajer Enzo Maresca. Di posisi kedua, Brighton & Hove Albion menyusul ketat dengan torehan 17,2 xG sebagai salah satu kesebelasan paling produktif dalam menyerang. The Seagulls juga tampil sangat efektif di atas kertas karena berhasil mencetak 6,8 gol lebih banyak dari angka xG mereka.
Selain kedua tim tersebut, Bournemouth secara mengejutkan berada di peringkat ketiga untuk penciptaan peluang, disusul oleh Arsenal dan Liverpool di paruh atas. Nottingham Forest serta Brentford turut mengamankan tempat di jajaran enam besar tim dengan kreasi peluang terbaik sejauh ini.
Pertahanan Kokoh Arsenal dan Tren Negatif Manchester United
Di lini pertahanan, sang juara bertahan Arsenal mencatatkan rekor paling impresif dengan hanya kebobolan 7,3 xG dari sembilan pertandingan yang dilakoni. Catatan tersebut unggul hampir dua angka dari Nottingham Forest yang menduduki posisi kedua dalam daftar xG pertahanan paling sedikit kebobolan.
Sebaliknya, situasi berbeda dialami oleh Manchester United di bawah asuhan Michael Carrick. Setali tiga uang dengan penurunan performa lini belakang mereka, Setan Merah kini melorot ke peringkat ke-12 untuk selisih xG dengan catatan negatif -1,0 serta menempati posisi ke-16 dalam hal xG kebobolan. Angka tersebut menempatkan mereka di posisi ke-13 dalam tabel *expected points* dengan 11 poin, jauh berbeda dari awal musim ketika mereka dianggap hanya kurang beruntung.
Performa Tim Lain dan Catatan Buruk Crystal Palace
Sementara itu, Tottenham Hotspur menunjukkan perbaikan signifikan pada aspek statistik mendasar dengan naik ke posisi ke-13 untuk xG dan keempat untuk xG pertahanan berkat soliditas lini belakang mereka. Di papan bawah, Crystal Palace menghadapi situasi paling mengkhawatirkan karena terbenam di dasar klasemen untuk selisih xG (-8,0) serta xG kebobolan (19,2). Newcastle United juga menghadapi periode sulit dengan berada di peringkat ke-17 untuk selisih xG, sementara Coventry City tercatat sebagai tim yang paling sedikit menciptakan expected goals di divisi utama.
Sumber: Planet Football







