Daftar Isi
Pekan terbaru Liga Super Wanita (WSL) menghadirkan sejumlah momen penting, mulai dari posisi impresif London City Lionesses hingga kekhawatiran atas cedera yang menimpa penyerang Chelsea, Lauren James. Di sisi lain, Arsenal kembali kehilangan poin meski tampil mendominasi saat menghadapi Aston Villa di kandang.
Ambisi Eropa London City dan Masalah Arsenal
London City Lionesses menempati peringkat ketiga klasemen sementara WSL setelah menelan kekalahan tipis 2-1 dari juara bertahan Manchester City di Bromley, seperti dilaporkan oleh *Football | The Guardian*. Pelatih London City, Eder Maestre, mengungkapkan kekecewaannya karena merasa timnya tidak pantas kalah setelah mendominasi jalannya pertandingan. Maestre menyebut Manchester City tampil lebih matang dan berpengalaman dalam menghadapi laga-laga tingkat tinggi. Dengan keunggulan tiga poin atas Tottenham di posisi keempat, jika London City terus mempertahankan grafik menanjak dan lolos ke Liga Champions, UEFA berpotensi menghadapi situasi rumit di mana dua klub kepemilikan Michelle Kang, yakni London City dan OL Lyonnes, lolos bersamaan lebih cepat dari perkiraan.
Sementara itu, Arsenal kembali mengalami deja vu saat menjamu Aston Villa ketika mereka tertinggal lebih dulu untuk kelima kalinya musim ini. Pelatih Arsenal, Renée Slegers, menyatakan bahwa timnya merasa seperti memainkan laga yang sama secara berulang tanpa permulaan yang cukup mendesak. Masalah utama Arsenal adalah lawan mampu membaca kurangnya urgensi tersebut, mencetak gol cepat, lalu memanfaatkan strategi bertahan total atau *low block*. Kemenangan atas Tottenham dan Benfica sebelumnya sempat memberi harapan pemulihan, namun masalah di sepertiga akhir lapangan masih belum terselesaikan.
Kekhawatiran Cedera James dan Rekor Spence
Chelsea meraih kemenangan telak 6-0 atas Charlton di The Valley, tetapi kemenangan tersebut diwarnai kekhawatiran atas kondisi kebugaran Lauren James. Pemain timnas Inggris berusia 25 tahun itu harus ditarik keluar pada menit ke-35 setelah mengalami masalah tanpa kontak fisik. Pelatih Chelsea, Sonia Bompastor, menyatakan bahwa masalah tersebut berkaitan dengan hamstring dan pihak klub akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk mendapatkan informasi terperinci. Di balik cedera James, bek Nathalie Björn menandai penampilan perdana sebagai starter setelah lama absen dengan mencetak gol pembuka, sementara pemain pengganti Aggie Beever-Jones dan gelandang muda Italia Giulia Dragoni turut mencatatkan nama di papan skor.
Dalam pertandingan lain, kapten Tottenham Drew Spence mencatatkan sejarah saat memimpin timnya menghadapi Birmingham di St Andrew’s. Catatan sebagai starter tersebut menandai penampilan ke-217 Spence di WSL, menjadikannya pemegang rekor penampilan sepanjang masa di kompetisi tersebut. Pemain timnas Jamaika berusia 34 tahun itu tampil di lini tengah dalam laga yang dimenangkan Tottenham dengan skor 4-1, sekaligus mengakhiri rentetan tiga kekalahan beruntun dan membawa Spurs naik ke peringkat keempat.
Aksi Asseyi dan Kebuntuan Everton-Manchester United
West Ham United meraih kemenangan meyakinkan 4-1 atas Liverpool berkat penampilan gemilang Viviane Asseyi. Pemain berusia 32 tahun itu mencetak dua gol, termasuk tendangan bebas melengkung dari tepi kotak penalti yang bersarang di sudut kanan atas gawang. Pelatih West Ham, Rita Guarino, memuji performa Asseyi yang hampir mencetak *hat-trick* dan menyebutnya sebagai pemain luar biasa. Tambahan dua gol tersebut membawa Asseyi mengoleksi lima gol musim ini dan bersaing di jajaran pencetak gol terbanyak.
Kreatifitas menjadi sorotan ketika Everton dan Manchester United bermain imbang tanpa gol. Pertandingan tersebut menyajikan catatan ekspektasi gol (xG) di bawah 0,5 bagi kedua tim tanpa adanya peluang bersih yang tercipta menurut situs resmi WSL. Everton kini tercatat sebagai salah satu tim dengan produktivitas gol terendah di liga, sementara Manchester United hanya mencetak dua gol lebih banyak. Kedua klub dinilai perlu mendatangkan pemain kreatif pada bursa transfer Januari untuk menambah daya gedor.
Sementara itu, Brighton & Hove Albion mencatat tiga kemenangan kandang beruntun untuk pertama kalinya sejak September 2021 usai bangkit mengalahkan Crystal Palace 2-1. Pelatih Brighton, Arturo Ruiz, memuji kekompakan timnya setelah meraih kemenangan berkat kerja keras seluruh pemain demi suporter yang selalu memberikan dukungan.
Sumber: Football | The Guardian







