Liga Primer

Tottenham Bungkam Crystal Palace, Posisi Sage Terancam

Tottenham Bungkam Crystal Palace, Posisi Sage Terancam

Kekalahan dari Tottenham Hotspur membuat posisi manajer Crystal Palace, Pierre Sage, semakin berada di ujung tanduk setelah timnya menelan tiga kekalahan beruntun di liga. Dalam pertandingan yang diwarnai kartu merah cepat bagi tim tamu, Tottenham sukses mengamankan kemenangan berkat gol dari Archie Gray dan Jan Paul van Hecke.

Kartu Merah Cepat Hancurkan Rencana Palace

Petaka bagi Crystal Palace bermula ketika penyerang asal Prancis, Jean-Philippe Mateta, diganjar kartu merah saat pertandingan baru berjalan 13 menit. Mateta melakukan pelanggaran dengan mengenai bagian belakang tumit bek Tottenham, Micky van de Ven, saat berusaha mengejar bola umpan balik ke kiper Antonin Kinsky. Wasit Michael Oliver awalnya hanya memberikan kartu kuning, namun keputusan berubah menjadi kartu merah setelah peninjauan melalui VAR.

Situasi tersebut memaksa Crystal Palace bermain dengan sepuluh pemain sepanjang sisa pertandingan, mengulang kejadian serupa saat Axel Disasi diusir wasit ketika melawan Ipswich bulan lalu. Meski mampu menahan gempuran tuan rumah untuk beberapa waktu, lini belakang Palace akhirnya jebol ketika Mohammed Kudus melepaskan umpan sepak pojok lambung yang disambut sundulan tanpa pengawalan berarti oleh Archie Gray di tiang jauh.

Kebangkitan Tottenham dan Tekanan untuk Sage

Kemenangan ini membawa skuad asuhan Roberto De Zerbi merangsek ke papan atas klasemen Liga Primer sekaligus mencatatkan tiga kemenangan beruntun pertama kalinya dalam 616 hari. De Zerbi memuji penampilan lini tengah timnya, khususnya rekrutan musim panas Sandro Tonali. Di sisi lain, masa depan Sage di kursi kepelatihan Palace kini dipenuhi ketidakpastian menjelang laga kandang melawan Liverpool sebelum jeda internasional, dengan nama-nama seperti Sean Dyche dan Thomas Frank dikabarkan bersiap menggantikannya.

Usai turun minum, De Zerbi langsung menarik keluar Gray yang telah mengantongi kartu kuning dan memasukkan Pedro Porro. Crystal Palace semakin terkurung dan sempat memasukkan mantan penyerang Arsenal, Eddie Nketiah, di tengah cemoohan pendukung tuan rumah untuk meredakan tekanan. Harapan terakhir Palace pupus pada menit ke-73 ketika Jan Paul van Hecke mencetak gol kedua melalui sundulan cerdik dari posisi terjatuh setelah kiper Dean Henderson sempat menepis peluang awalnya membentur mistar gawang.

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *