Berita Bola

Coventry, Ipswich, dan Hull Awali Liga Primer dengan Positif

Coventry, Ipswich, dan Hull Awali Liga Primer dengan Positif
Daftar Isi
  1. Kebangkitan Coventry City di Bawah Frank Lampard
  2. Ipswich Town Tunjukkan Karakter Kuat
  3. Hull City Pertahankan Daya Saing

Tiga tim promosi Coventry City, Ipswich Town, dan Hull City menunjukkan awal yang positif di Liga Primer musim ini. Ketiga klub tersebut secara keseluruhan telah mengumpulkan 31 poin dari sembilan pertandingan pertama mereka.

Kebangkitan Coventry City di Bawah Frank Lampard

Coventry City sempat mengalami awal musim yang sangat berat setelah promosi ke kasta tertinggi. Skuad asuhan Frank Lampard menelan kekalahan dalam empat laga perdana tanpa mencetak satu gol pun dan kebobolan sepuluh gol, termasuk kekalahan telak 0-5 dari Brighton. Hasil buruk tersebut sempat membuat Coventry mendekam di dasar klasemen pada akhir bulan pertama.

Namun, dalam enam pekan terakhir, Coventry bangkit dengan memenangkan tiga dari lima pertandingan berikutnya. Kemenangan beruntun atas Nottingham Forest dan Newcastle United pada September, disusul kemenangan 3-1 atas Sunderland, mengerek posisi mereka ke peringkat ke-15 klasemen.

Pada bursa transfer musim panas lalu, Coventry merombak skuad dengan menggelontorkan dana lebih dari 140 juta poundsterling untuk mendatangkan 12 pemain permanen. Belanja besar tersebut mencakup rekrutan rekor klub Caleb Yirenkyi, Carl Rushworth dari Brighton, Sidiki Cherif dari Fenerbahce, serta pemain berpengalaman Liga Primer seperti Loum Tchaouna dan Taiwo Awoniyi.

Gelandang Coventry, Jack Rudoni, menegaskan bahwa timnya selalu percaya diri meski sempat melalui awal musim yang sulit. “Kami selalu mempunyai keyakinan itu,” kata Rudoni kepada BBC Sport. “Kami memiliki skuad yang sangat bagus di sini, di mana moralnya baik dan kami saling mendukung, itulah yang akan terus kami lakukan sepanjang musim.”

Ia menambahkan, “Kami tahu ini tidak akan menjadi perjalanan yang mudah, akan ada naik dan turun – tetapi mudah-mudahan lebih banyak naik daripada turun. Dimulai hari ini dengan tiga poin lagi, sehingga kami dapat membangunnya sekarang.”

Ipswich Town Tunjukkan Karakter Kuat

Ipswich Town juga mengawali musim dengan cukup baik di bawah arahan Gary O’Neil dan kini mengantongi 11 poin dari sembilan laga. Kesuksesan awal The Tractor Boys tidak lepas dari kembalinya Julio Enciso, yang tampil impresif setelah sempat menjalani masa peminjaman di Portman Road pada musim sebelumnya.

Pemain internasional Paraguay tersebut berkontribusi besar dalam kebangkitan Ipswich, mulai dari mencetak assist pada laga melawan Sunderland dan Manchester United, hingga mencetak gol dalam dua pertandingan beruntun menghadapi Nottingham Forest dan Hull City.

Setelah hasil imbang 2-2 melawan Hull, O’Neil memuji karakter para pemainnya yang mampu bangkit dari tertinggal. “Sangat sulit untuk memegang kendali dan mendapati diri Anda tertinggal 2-1 dengan stadion yang bergemuruh,” kata O’Neil kepada BBC Match of the Day. “Anak-anak kami memiliki karakter dan kami hanya perlu mempertahankannya. Hull adalah tim yang sangat bagus dan saya sangat senang dengan cara kami menghadapi mereka.”

Hull City Pertahankan Daya Saing

Hull City, yang promosi melalui jalur play-off Championship, langsung membuat gebrakan pada pekan pembuka dengan menumbangkan Manchester United 2-0 di bawah kepelatihan Sergej Jakirovic. The Tigers melanjutkan tren positif tersebut dengan kemenangan atas Coventry serta hasil imbang melawan Aston Villa dan Chelsea.

Kendati sempat mengalami kekalahan pertama dan hanya meraup tiga poin dari empat laga berikutnya, Hull tetap menjadi salah satu cerita menarik di awal musim ini. Dengan perolehan total 11 poin, Hull bersama Ipswich dan Coventry berada di jalur yang cukup aman, mengingat catatan historis sejak musim 2010-2011 menunjukkan bahwa 18 tim promosi yang mengoleksi sedikitnya 11 poin dari sembilan laga pembuka selalu berhasil menghindari degradasi.

Ketiga klub promosi tersebut kini bersiap melanjutkan perjuangan panjang di Liga Primer dengan menghadapi tantangan-tantangan berikutnya di sela-sela jadwal kompetisi yang padat.

Sumber: BBC Sport

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *