Daftar Isi
FIFA akan memulai turnamen Piala Dunia dan Festival U-15 yang baru di Baku, Azerbaijan, pada Sabtu (25/10), dengan mempertemukan 189 asosiasi nasional dalam ajang enam hari yang menggabungkan pengembangan usia muda dan partisipasi global.
Skala Besar dan Peserta Baru
Skala acara ini menjadi sorotan utama karena dari 189 tim yang hadir di Azerbaijan, sebanyak 78 tim belum pernah tampil sebelumnya di kompetisi Piala Dunia FIFA mana pun, baik di level senior maupun usia muda, putra maupun putri.
Negara-negara tersebut meliputi Afghanistan, Bangladesh, Botswana, Siprus, Georgia, Lebanon, Pakistan, Palestina, Somalia, dan Zimbabwe, serta berbagai asosiasi lain yang untuk pertama kalinya merasakan kompetisi global berlabel FIFA.
Format Unik Tanpa Babak Gugur
Turnamen ini tidak memiliki babak gugur dan setiap tim akan terus bermain hingga hari terakhir. Pertandingan dimainkan dengan format delapan pemain melawan delapan pemain, berdurasi dua babak masing-masing 20 menit di lapangan yang lebih kecil, serta menggunakan aturan pergantian pemain “rolling” dan lemparan ke dalam berupa tendangan.
Fase kualifikasi selama tiga hari akan menyaring tim-tim ke dalam enam tingkat berbeda untuk menjalani tiga hari kompetisi berikutnya, di mana hanya pemenang Tingkat A yang akan dinobatkan sebagai juara umum.
Kategori putra ini terbuka bagi para pemain yang lahir pada tahun 2011 atau 2012 dan menjadi bagian dari ambisi besar FIFA untuk memperkuat posisinya di sepak bola usia muda. Seluruh 211 asosiasi anggota diundang, dan 189 di antaranya menerima undangan tersebut, sementara edisi putri akan menyusul pada tahun 2027 sebelum FIFA beralih ke turnamen tahunan putra dan putri mulai tahun 2028.
Kepala Turnamen Remaja FIFA, Roberto Grassi, menyatakan bahwa ajang ini merupakan proyek yang luar biasa dan sangat ambisius. Menurutnya, penggunaan istilah Piala Dunia/Festival dipilih karena melibatkan pemain muda yang belum profesional, sehingga kegiatan ini diharapkan dapat memberikan kegembiraan bagi seluruh peserta.
Kegiatan Edukasi dan Lokasi Pertandingan
Pesan pengembangan tersebut menjadi inti dari format turnamen ini, di mana para peserta juga akan mengikuti kegiatan edukasi, bertemu dengan mantan pemain, serta mengambil bagian dalam kampanye kesadaran. Selain itu, banyak dari para pemain yang melakukan perjalanan ke luar negeri dan mewakili negara mereka untuk pertama kalinya.
Sebagian besar pertandingan akan dilangsungkan di Kompleks Kompetisi Hovsan, sementara Baku Crystal Hall akan menjadi lokasi upacara pembukaan dan pertandingan final. Seluruh tim ditempatkan bersama dalam satu perkampungan atlet yang sama, dan Azerbaijan juga dijadwalkan menjadi tuan rumah bersama Piala Dunia U-20 FIFA pada tahun 2027.
Sumber: Inside World Football




