Daftar Isi
Pemain muda Borussia Mönchengladbach, Wael Mohya, menyampaikan permintaan maaf kepada para pendukung VfB Stuttgart atas tindakan selebrasi yang memicu kemarahan pada pertandingan Bundesliga, Jumat malam. Berbicara kepada BILD setelah laga, remaja berusia 17 tahun itu mengakui bahwa ia sengaja merayakan gol di hadapan suporter lawan dan menyesali perbuatannya.
Kontroversi Selebrasi di MHPArena
Seperti dilaporkan Get German Football News dari MHPArena, Mohya melakukan gestur membungkuk di depan tribun suporter Stuttgart dalam kemenangan dramatis 3-2 yang mengakhiri rentetan enam kekalahan beruntun Gladbach. Tindakan tersebut langsung memancing reaksi keras dari pendukung tuan rumah yang melontarkan siulan kepada sang penyerang sepanjang sisa pertandingan. Mohya sendiri mengakui perbuatannya dilakukan secara sengaja, namun ia berdalih bahwa emosinya terbawa suasana dalam momen tersebut.
“Saya ingin meminta maaf kepada para fans Stuttgart,” kata Mohya kepada BILD. “Tentu saja, saya tahu persis apa yang saya lakukan. Itu adalah kesalahan bodoh. Tapi saya pikir semua orang terkadang membuat kesalahan, dan emosi saya meluap begitu saja di momen itu.”
Rangkaian Kontroversi Selebrasi di Gladbach
Insiden ini terjadi kurang dari dua minggu setelah kontroversi serupa yang melibatkan Borussia Mönchengladbach saat kekalahan 2-1 dari 1. FC Köln pada 11 Oktober lalu, di mana Joe Scally merayakan gol penyeimbang di depan suporter tuan rumah. Penentu kemenangan Köln, Said El Mala, sebelumnya menyatakan bahwa selebrasi provokatif miliknya merupakan bentuk balasan atas tindakan yang ia nilai tidak pantas dari para pemain Gladbach. Meskipun demikian, Joe Scally yang juga mencetak gol dan menyumbang assist dalam laga melawan Stuttgart kali ini tidak menjadi pusat kontroversi.
Performa Gemilang di Lapangan
Di balik insiden tersebut, penampilan gemilang Mohya menjadi kunci kesuksesan Gladbach meraih poin perdana musim ini setelah sempat tertinggal di awal laga. Setelah melewati lini pertahanan Stuttgart untuk memberikan assist bagi gol Shuto Machino pada menit ke-51, Mohya mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-66 melalui sundulan kepala memanfaatkan kemelut di depan gawang. Kontribusi tersebut mengantarkan sang gelandang serang meraih penghargaan Pemain Terbaik Pertandingan versi GGFN dengan rating delapan dari sepuluh.
Mohya kemudian ditarik keluar pada menit ke-71 akibat benturan pada bagian paha, namun ia memastikan bahwa cedera tersebut tidak serius dan para pendukung tidak perlu khawatir. Kemenangan ini menjadi titik balik penting bagi Gladbach sekaligus pembuktian potensi besar sang pemain muda yang bertanggung jawab atas tindakan emosionalnya.
Sumber: Get German Football News







