Berita Bola

Pangeran Ali Tolak Dukung Pencalonan Kembali Gianni Infantino

Pangeran Ali Tolak Dukung Pencalonan Kembali Gianni Infantino

Pangeran Ali bin Al Hussein selaku Presiden Asosiasi Sepak Bola Yordania menolak untuk mendukung kampanye pemilihan ulang Gianni Infantino. Ia berkomitmen bekerja sama dengan tinjauan yudisial AFC sambil menegaskan bahwa Yordania akan memberikan suara dalam pemilihan presiden FIFA secara mandiri, seperti dilaporkan Inside World Football.

Perselisihan dengan Pimpinan AFC

Pangeran Ali diserahkan ke badan yudisial Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) pekan ini setelah secara terbuka menentang pernyataan Presiden AFC Shaikh Salman bin Ibrahim Al-Khalifa. Shaikh Salman sebelumnya menyatakan bahwa Asia bersatu mendukung Infantino usai kongres konfederasi di Tokyo.

Dalam pernyataan yang dirilis pada Rabu, Pangeran Ali menyatakan penghormatannya kepada AFC beserta badan yudisialnya dan berjanji akan bekerja sama sepenuhnya dengan proses yang ada. Sesuai ketentuan Statut FIFA, ia menegaskan bahwa Asosiasi Sepak Bola Yordania bakal menggunakan hak suara dalam pemilihan presiden FIFA secara mandiri.

Ketegangan ini bermula ketika Shaikh Salman dalam kongres luar biasa tanggal 23 Oktober mengumumkan bahwa AFC memberikan dukungan kepada Infantino untuk memimpin kembali FIFA. Pangeran Ali lantas menuding Infantino memanfaatkan pertemuan tersebut untuk kepentingan politik dan menyebut para delegasi dilarang berbicara, mengajukan pertanyaan, serta berinteraksi dengan media. Ia juga memberikan peringatan secara umum terhadap segala bentuk paksaan, ancaman, dan penyuapan dalam pemilihan di tubuh sepak bola.

Tanggapan AFC dan Mundurnya Mantan Pelatih Jepang

Pihak AFC membantah klaim tersebut dengan menyatakan bahwa tidak ada perwakilan asosiasi anggota, termasuk Pangeran Ali, yang secara resmi meminta kesempatan berbicara. AFC juga menolak anggapan adanya pembatasan terhadap para delegasi.

Menurut AFC, tuduhan yang melibatkan unsur paksaan, ancaman, atau penyuapan memerlukan bukti sahih sebelum akhirnya meneruskan komentar Pangeran Ali ke badan yudisial mereka. Menanggapi hal tersebut, Pangeran Ali berupaya memperjelas ucapannya dengan menyebut komentar itu sebagai prinsip dasar dan bukan tuduhan personal kepada pihak tertentu.

Tiga bulan sebelumnya, AFC sempat mengecam cara Infantino menangani FIFA Forward Enterprise, yakni rencana yang akhirnya dibatalkan untuk melibatkan investor swasta dalam anak perusahaan komersial yang mengelola hak-hak Piala Dunia dan kompetisi lain. Shaikh Salman sempat menyebut penanganan tersebut sebagai pelanggaran kepercayaan sebelum akhirnya FIFA meminta maaf serta membatalkan rencana itu.

Sementara itu, mantan pelatih tim nasional Jepang Takeshi Okada mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Wakil Presiden Asosiasi Sepak Bola Jepang pada 24 Oktober. Ia beralasan terdapat jurang pemisah antara prinsip integritas olahraganya dengan arah kebijakan yang diambil terkait FIFA, seraya mengakui alasan pragmatis Jepang untuk menyelaraskan diri dengan AFC meski ia secara pribadi tidak dapat menerimanya.

Pendaftaran calon presiden FIFA akan ditutup pada 18 November mendatang menjelang pelaksanaan pemilihan pada Maret 2027. Hingga saat ini, belum ada satupun figur yang menyatakan diri maju sebagai penantang Infantino.

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *