Alessia Russo mencatatkan namanya dalam buku sejarah sebagai pencetak gol terbanyak asal Inggris di ajang Liga Champions Wanita. Penyerang berusia 27 tahun tersebut memborong tiga gol yang membawa Arsenal meraih kemenangan krusial 3-0 atas Benfica di Meadow Park pada Rabu, sekaligus mendongkrak posisi the Gunners ke peringkat kedua klasemen fase liga.
Performa Gemilang dan Pujian Manajer
Manajer Arsenal, Renée Slegers, melontarkan pujian tinggi kepada sang penyerang selepas pertandingan. Slegers menyatakan bahwa Russo adalah sosok pemimpin dan panutan yang selalu melakukan hal-hal benar secara konsisten serta peduli kepada rekan setimnya.
Tiga gol yang dicetak Russo pada laga ini menggenapkan koleksinya menjadi 10 gol dari tujuh penampilan terakhirnya bersama klub dan tim nasional. Performa tajam ini datang di saat yang sangat dibutuhkan, mengingat Arsenal sempat mengalami kesulitan dan kesalahan sendiri di lini depan dalam dua bulan pembuka musim ini.
Kebangkitan di Babak Kedua
Sebelum pertandingan ini, performa Eropa the Gunners sempat diwarnai hasil kurang stabil, termasuk kemenangan tipis atas HB Køge dan hasil imbang melawan Paris FC yang membuat mereka berada di posisi kelima klasemen sementara. Benfica sendiri datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah mencatatkan kemenangan beruntun di kompetisi domestik.
Babak pertama berjalan ketat di mana Arsenal mendominasi penguasaan bola tetapi kesulitan membongkar pertahanan lawan. Tim tamu bahkan nyaris memecah kebuntuan melalui peluang emas Frøya Dorsin yang gagal memanfaatkan situasi kiper Misa Rodríguez yang sempat keluar dari sarangnya. Insiden tersebut langsung direspon oleh anak asuh Slegers dengan meningkatkan tempo permainan, hingga akhirnya Russo membuka keunggulan melalui penyelesaian akhir yang tenang menjelang turun minum.
Memasuki paruh kedua, Arsenal tampil semakin percaya diri dengan aliran bola yang mengalir lancar. Russo kemudian memperbesar keunggulan tuan rumah lewat sundulan kepala memanfaatkan situasi sepak pojok, sebelum melengkapi catatan hat-trick miliknya melalui eksekusi penalti setelah Caitlin Foord dilanggar oleh Catarina Amado di kotak terlarang.
Kemenangan telak ini juga menandai gol ke-200 di bawah era kepelatihan Slegers, yang sekaligus meringankan tekanan di pundak sang juru taktik. Selepas laga, Slegers mengungkapkan bahwa timnya mulai bermain dengan identitas asli mereka, menikmati permainan, serta menunjukkan intensitas tinggi di atas lapangan.
Arsenal selanjutnya akan bersiap menghadapi tantangan yang lebih berat di Eropa saat harus bertandang menghadapi Barcelona dalam kurun waktu dua pekan mendatang.
Sumber: Football | The Guardian






