Transfer Pemain

Barcelona Didenda Rp10 Juta Terkait Pendekatan ke Alvarez

Barcelona Didenda Rp10 Juta Terkait Pendekatan ke Alvarez

Klub raksasa Spanyol, Barcelona, harus menerima sanksi berupa denda sebesar 602 euro atau sekitar Rp10 juta dari Federasi Sepak Bola Spanyol pada Selasa. Hukuman ini dijatuhkan menyusul pengaduan resmi yang diajukan oleh Atletico Madrid terkait pendekatan klub tersebut terhadap penyerang mereka, Julián Alvarez.

Sanksi Federasi dan Laporan ke FIFA

Pihak Atletico Madrid menuding Barcelona telah melakukan pendekatan kepada penyerang tim nasional Argentina tersebut tanpa memberikan pemberitahuan secara tertulis terlebih dahulu. Perlu diketahui, kontrak pemain berusia tersebut bersama Atletico masih berlangsung hingga Juni 2030.

Sanksi finansial tersebut diputuskan berdasarkan Pasal 133 dari regulasi federasi sepak bola setempat. Sebelum menjatuhkan sanksi di tingkat domestik, Atletico sempat melayangkan aduan serupa kepada badan sepak bola dunia FIFA. Namun, FIFA menyatakan bahwa mereka tidak memiliki yurisdiksi untuk menangani kasus tersebut.

Pemulihan Hubungan dengan Suporter Atletico

Di sisi lain, proses pemulihan nama baik dan hubungan Alvarez dengan para pendukung Atletico berjalan secara terbuka. Sang penyerang menjadi penentu kemenangan timnya atas Deportivo A Coruña pada Sabtu dengan mencetak gol kemenangan dalam pertandingan kedua secara beruntun.

Kemenangan tersebut membawa Atletico mendekati pemuncak klasemen sementara liga dengan selisih dua poin saja dari Barcelona. Selepas pertandingan, Alvarez menyampaikan permintaan maaf atas keinginannya bergabung dengan klub rival yang sempat iautarakan sebelumnya.

“Itu adalah sebuah kesalahan. Saya mengerti mengapa para penggemar marah. Jika saya seorang penggemar, saya akan marah juga. Terutama mengingat bagaimana mereka mendukung saya sejak saya tiba,” ujar Alvarez ketika membahas wawancara kontroversialnya selama Piala Dunia 2026.

Dalam wawancara tersebut, Alvarez sempat menyatakan niatnya untuk mewujudkan impian memperkuat Barcelona, yang kemudian memicu sengketa transfer sepanjang bursa transfer musim panas. Akibat insiden itu, ia sempat kerap mendapat cemoohan dari pendukung tuan rumah di awal musim ini.

Meski demikian, apresiasi mulai kembali didapat sang penyerang ketika sebagian penonton memberikan tepuk tangan berdiri usai dirinya mencetak gol pada Sabtu. Hal tersebut menjadi indikasi mulai mencairnya hubungan antara sang pemain dan para pendukung setia di Stadion Metropolitano.

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *