Pelatih Genoa, Daniele De Rossi, memberikan pujian tinggi kepada pelatih Juventus, Luciano Spalletti, menjelang pertandingan lanjutan Serie A di Stadion Marassi pada malam ini.
Inspirasi Berkarier sebagai Pelatih
De Rossi, yang pernah bermain di bawah asuhan Spalletti, mengungkapkan rasa terima kasih dan kekagumannya kepada sang juru taktik sebelum pertandingan dimulai.
“Setelah ayah saya, dialah pelatih yang paling banyak mengajari saya dan menginspirasi saya untuk menekuni pekerjaan ini,” ujar De Rossi kepada DAZN, seperti dilaporkan TuttoJuve.
Ia juga menambahkan bahwa hubungan mereka telah melampaui batasan profesional dan menjadi bagian dari lingkaran pertemanannya. De Rossi mengenang tahun-tahun indah yang mereka lalui bersama dan menegaskan status Spalletti sebagai figur penting dalam kariernya.
“Saya selalu berada dekat dengannya. Ketika saya melihatnya, dia adalah bagian dari lingkaran pertemanan saya, bukan profesional saya. Saya menghabiskan tahun-tahun indah bersamanya. Dia adalah pelatih terbaik yang saya miliki,” ucap De Rossi.
Pelajaran dari Ruang Ganti
Menurut De Rossi, ketegasan Spalletti di ruang ganti serta sikap pelindungnya di depan media menjadi landasan utama yang membulatkan tekadnya untuk beralih profesi menjadi seorang pelatih sepak bola.
“Dia tangguh di ruang ganti, tetapi selalu membela kami di depan kamera. Inilah yang meyakinkan saya untuk menjadi seorang pelatih. Saya juga harus memiliki keinginan untuk berkembang,” tambahnya.
Dalam pertandingan malam ini, Genoa menurunkan Vitinha dan Milutin Osmajic di lini depan. De Rossi berharap kedua penyerang tersebut dapat menjalankan instruksi taktik yang telah disiapkan secara maksimal.
“Kami tidak bisa tanpa pressing dan dukungan suporter. Mereka adalah dua penyerang dengan etos kerja yang hebat, yang tahu cara menyerang ruang juga. Saya berharap mereka dapat melakukan apa yang kami coba, termasuk menguasai bola,” pungkas De Rossi.
Sumber: Football Italia






