Berita Bola

De Zerbi Sebut Tottenham Tim Sempurna Usai Kalahkan Chelsea

De Zerbi Sebut Tottenham Tim Sempurna Usai Kalahkan Chelsea

Pelatih Roberto De Zerbi memuji Tottenham sebagai tim yang lengkap setelah berhasil meraih kemenangan 2-0 atas Chelsea dalam laga derby London. Kemenangan tandang di Stamford Bridge ini menjadi yang pertama bagi Tottenham sejak tahun 2018 dan membawa mereka naik ke peringkat ke-12 klasemen sementara.

Pujian untuk Performa dan Mentalitas Tim

Tottenham mengamankan kemenangan beruntun berkat gol bunuh diri kiper Chelsea Mike Penders yang masuk menggantikan Emiliano Martinez yang cedera. Penders melakukan kesalahan dengan meninju bola sepak pojok ke gawangnya sendiri pada 13 menit menjelang waktu normal berakhir. Bintang Chelsea Cole Palmer kemudian mendapat kartu kuning kedua yang berujung kartu merah, sebelum Mathys Tel memastikan kemenangan lewat aksi individu yang gemilang.

De Zerbi menyampaikan kepada Sky Sports bahwa momen tersebut sangat besar bagi para suporter, klub, dan para pemain yang dinilainya pantas meraih kemenangan. Menurut De Zerbi, timnya telah mempersiapkan diri dengan sangat baik serta menunjukkan peningkatan signifikan dalam hal mentalitas, kebersamaan, hubungan antar-pemain, dan permainan di atas lapangan. Ia menambahkan bahwa skuadnya kini telah menjadi tim yang utuh dengan gaya bermain yang semakin membaik.

De Zerbi juga menceritakan bahwa atmosfer di ruang ganti dan saat makan bersama kini terasa jauh berbeda. Ia menjelaskan bahwa para pemain berusaha mengubah sejarah buruk klub setelah dua musim finis di posisi ke-17. Pemusatan latihan selama sepekan di Marbella saat jeda internasional disebutnya sangat membantu para pemain untuk saling terbuka dan membangun ikatan batin yang kuat demi masa depan tim.

Komentar Pelatih Chelsea Xabi Alonso

Di sisi lain, pelatih kepala Chelsea Xabi Alonso mengakui bahwa penampilan timnya berada di bawah standar terbaik mereka setelah sebelumnya mencatatkan kemenangan beruntun. Alonso menyampaikan kepada Sky bahwa seluruh tim merasa kecewa dengan hasil serta performa kolektif maupun individu yang tidak maksimal.

Alonso mengungkapkan bahwa pertandingan ditentukan oleh gol pertama yang berpihak kepada lawan, dan situasi semakin sulit setelah kehilangan satu pemain. Meski sempat membahas pentingnya kesabaran dan kematangan saat turun minum, ia menilai Chelsea seharusnya bisa tampil jauh lebih baik dalam memanfaatkan peluang serta mengalirkan bola di lini tengah.

Pertandingan berikutnya akan menjadi kesempatan bagi kedua tim untuk mempertahankan konsistensi performa di kompetisi Liga Inggris musim ini.

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *