olahraga rumah

Panitia Porprov: Atlet Silat Kejang Tak Alami Stroke

Panitia Porprov: Atlet Silat Kejang Tak Alami Stroke

Panitia Pekan Olahraga Provinsi XVII Jawa Tengah memberikan penjelasan terkait insiden atlet pencak silat yang mengalami kejang-kejang saat bertanding di arena. Berdasarkan evaluasi medis, korban dipastikan tidak menunjukkan tanda-tanda serangan stroke.

Penjelasan Medis dan Kondisi Atlet

Ketua Seksi Kesehatan PB Porprov Jateng 2026, Elhamangto Zuhdan, menjelaskan kepada CNN Indonesia bahwa insiden tersebut dipicu oleh benturan pada kepala yang berdampak pada aktivitas listrik di otak. Kondisi ini kemudian memicu kejang serta gangguan neurologis pada atlet asal Blora bernama Kukuh Angga.

“Akibat benturan kepala sehingga memengaruhi aktivitas listrik otak pada atlet tersebut sehingga kejang-kejang, gangguan neurologis,” ujar Zuhdan.

“Setelah melakukan evaluasi untuk durasi kejangnya, ternyata durasi kejang, dan pemeriksaan-pemeriksaan tanda vital yang lain, dinyatakan tidak mengalami gangguan yang serius, tidak termasuk stroke,” imbuhnya.

Penanganan dan Prosedur Pertandingan

Mengenai prosedur penanganan di lapangan, Zuhdan menyatakan bahwa tindakan yang diberikan telah mengikuti standar operasional prosedur masing-masing cabang olahraga. Kendati demikian, dari sudut pandang medis, setiap tanda kegawatdaruratan yang mengancam jiwa harus segera mendapatkan tindakan penyelamatan cepat.

Terkait keputusan dalam pertandingan, pihak tim medis mengaku belum dapat memberikan komentar karena wewenang tersebut berada di tangan dokter pertandingan yang bertugas di lokasi. Kukuh Angga sendiri sebelumnya sempat mengalami kejang di arena usai menerima teknik bantingan dari lawannya asal Solo, Ginting, pada babak perempat final Kelas D Putra pada Selasa (27/10), dan kondisinya kini dikabarkan berangsur pulih.

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *