Daftar Isi
Inter Milan dan AC Milan akhirnya memperkenalkan rencana pembangunan arena baru berkapasitas 71.500 penonton di San Siro yang akan dinamai Generali Stadium. Stadion baru ini dirancang dengan struktur rangka-X serta atap melengkung ganda, namun proses konstruksinya baru akan dimulai pada tahun 2028.
Rancangan Stadion Baru Bersama Arsitek Ternama
Proyek stadion ini telah berjalan selama lebih dari satu dekade, di mana berbagai hambatan dan penolakan proyek sebelumnya membuat desain awal dibatalkan dan memaksa kedua klub memulai dari awal. Rancangan baru tersebut dipresentasikan di Castello Sforzesco, Milan, oleh firma Foster+Partners dan MANICA melalui kolaborasi arsitek Lord Norman Foster dan David Manica. Kedua sosok arsitek ini sebelumnya pernah bekerja sama dalam merancang versi baru Stadion Wembley di London.
Nama dan Detail Desain Generali Stadium
Hak penamaan stadion telah dijual kepada raksasa asuransi asal Italia, Generali, dengan nilai kontrak dilaporkan mencapai 26 juta euro per tahun dalam durasi 25 tahun. Kesepakatan tersebut menghasilkan total pendapatan sekitar 650 juta euro yang menempatkannya di posisi kedua setelah perjanjian antara Atletico Madrid dan Riyadh Air untuk Stadion Wanda Metropolitano. Meski demikian, stadion ini akan tetap menggunakan nama Milano Stadium saat menggelar pertandingan-pertandingan kompetisi Eropa.
Struktur rangka-X beton di bagian luar terinspirasi dari Katedral Duomo di Milan dan berdiri untuk menopang atap melengkung ganda. Desain ini dirancang untuk menonjolkan tribun Curva Nord bagi pendukung Inter Milan dan Curva Sud bagi suporter AC Milan. Stadion ini memiliki dua tingkat tempat duduk yang membentuk mangkuk melingkar 360 derajat guna memastikan sudut pandang yang optimal bagi setiap penonton dengan kemiringan tempat duduk mencapai 37 derajat. Selain itu, panel LED eksterior disiapkan untuk mengubah warna pencahayaan stadion sesuai dengan klub yang sedang bertanding pada hari itu.
Jadwal Konstruksi dan Proyek Regenerasi Perkotaan
Kedua klub secara bersama-sama membeli lahan yang mencakup kawasan Stadio Giuseppe Meazza pada November 2025, meskipun lampu hijau baru diberikan belum lama ini setelah banding untuk memblokir penjualan tersebut ditolak. Pembangunan konstruksi dijadwalkan mulai pada 2028 dan pertandingan perdana ditargetkan berlangsung pada musim 2031/2032, sedikit lebih lambat dari perkiraan sebelumnya yang menargetkan pengerjaan dimulai pada 2027. Stadion ini ditargetkan dapat menggelar pertandingan untuk turnamen EURO 2032 yang diselenggarakan bersama oleh Italia dan Turki. Pembangunan ini juga menjadi bagian dari proyek regenerasi perkotaan seluas 281.000 meter persegi yang mencakup ruang publik baru, area hijau, fasilitas rekreasi, pusat perbelanjaan, serta kapasitas untuk menggelar konser dan acara besar lainnya seperti yang telah dilakukan di San Siro selama puluhan tahun.
Sumber: Football Italia






