Matthias Jaissle menghadapi tekanan besar di Newcastle United setelah timnya menelan kekalahan kandang 0-1 dari Everton di Stadion St James’ Park. Hasil negatif tersebut membuat suporter meluapkan kekecewaan mereka dengan melontarkan cemoohan pada peluit akhir pertandingan.
Masalah di Lini Depan dan Belakang
Kekalahan dari Everton merupakan hasil buruk keempat yang diderita Newcastle dalam enam pertandingan terakhir di Liga Primer. Gol kemenangan Everton dicetak oleh Thierno Barry memanfaatkan blunder kiper Lukas Hornicek, sementara Newcastle juga harus bermain dengan sepuluh orang setelah pemain pengganti Jacob Ramsey diganjar kartu merah.
Menurut BBC Sport, Newcastle kini menjadi tim Liga Primer yang paling banyak menderita kekalahan kandang sepanjang 2026 dengan tujuh kali kalah. Klub berjuluk The Magpies tersebut juga gagal mencatatkan clean sheet dalam 14 pertandingan kandang liga terakhir mereka, yang merupakan catatan terpanjang dalam sejarah klub.
Di lini serang, Newcastle hanya mampu mengemas 12 gol dari sembilan pertandingan liga musim ini. Mereka mencatatkan 17 percobaan ke gawang Everton namun hanya dua yang tepat sasaran, serta hanya mencetak satu gol dari 47 tembakan terakhir di semua kompetisi.
Tanggapan Pelatih dan Pemain
Matthias Jaissle mengakui bahwa dirinya bertanggung jawab penuh atas performa mengecewakan timnya. Ia menyatakan kekecewaan yang mendalam dan memahami reaksi para suporter yang mulai kehabisan kesabaran di tengah periode transisi klub.
“Besar frustrasi, besar kekecewaan,” kata Jaissle seperti dilaporkan BBC Sport.
“Setelah performa seperti itu saya bisa mengerti reaksi dari para suporter. Itu adalah kenyataan dan saya bertanggung jawab untuk itu.”
Mantan bek Liverpool dan Inggris, Jamie Carragher, turut memberikan pandangannya melalui Sky Sports mengenai situasi sulit yang dihadapi klub.
“Saya sedikit khawatir untuk Newcastle,” ujar Carragher kepada Sky Sports.
“Mereka memiliki manajer muda dan pemain muda. Anda selalu akan mempertanyakan manajer ketika tim tidak menang.”
Kapten tim Dan Burn juga menuturkan bahwa para pemain merasakan ketegangan dan krisis kepercayaan diri yang dirasakan oleh para pendukung di stadion. Newcastle berada di paruh bawah klasemen dengan perolehan 11 poin dari sembilan pertandingan, dan selanjutnya dijadwalkan bertandang menghadapi Fulham sebelum jeda internasional bulan November.
Sumber: BBC Sport







