Marcus Rashford berpotensi mempertimbangkan untuk meninggalkan Manchester United jika perannya tidak membaik di bawah kepelatihan Michael Carrick. Awal musim yang sulit bagi penyerang berusia 28 tahun ini kembali memunculkan tanda tanya besar mengenai masa depannya di Old Trafford.
Situasi Sulit dan Ancaman Hengkang
Pemain berusia 28 tahun itu kembali ke Manchester United setelah menghabiskan musim lalu sebagai pemain pinjaman di Barcelona, di mana ia sempat menemukan kembali performa terbaiknya. Kendati demikian, momentum positif tersebut gagal ia bawa ke kompetisi musim ini setelah belum mencatatkan satu pun gol maupun assist dari delapan penampilannya. Menurut laporan Football Insider, Rashford masih masuk dalam rencana Carrick, namun ia bisa mencari jalan keluar lain jika terus kesulitan mendapatkan waktu bermain secara reguler.
Laporan yang sama menyebutkan bahwa posisi sang penyerang di susunan pemain utama sama sekali belum terjamin sekembalinya dari cedera terbarunya. Sebelumnya, Carrick menjelaskan bahwa pemain sayap tersebut sedang mengatasi masalah fisik dan memerlukan pengaturan beban kerja yang cermat. Catatan Opta menunjukkan ia telah tampil dalam enam laga Liga Primer musim ini tanpa kontribusi gol atau assist, sementara Football Insider mencatat total delapan penampilan di semua kompetisi tanpa kontribusi apa pun.
Minat Everton dan Persaingan Ketat
Situasi ini telah memicu ketertarikan dari klub luar. CaughtOffside melaporkan bahwa Everton telah membahas potensi kepindahan Rashford pada bursa transfer Januari, dengan mantan kepala eksekutif Everton, Keith Wyness, menyatakan bahwa kemungkinan tersebut sedang dibicarakan secara cukup kuat. Rashford sendiri pernah menunjukkan bahwa perubahan lingkungan dapat membantunya, terbukti dari masa peminjamannya di Aston Villa dan Barcelona yang membangkitkan ketajamannya.
Kendati Carrick masih melihat nilai dalam diri Rashford, persaingan di lini serang berlangsung sangat ketat dan klub membutuhkan kontribusi yang konsisten. Apabila Rashford kembali dari cedera dan tetap tersisih dari tim utama, kepindahan ke klub lain akan masuk akal bagi kedua belah pihak. Everton dapat menawarkan kesempatan bermain secara reguler di Liga Primer tanpa harus pindah ke luar negeri, sekaligus memberi kesempatan bagi sang penyerang untuk memulihkan reputasinya. Beberapa pekan ke depan akan menjadi penentu apakah situasi ini sekadar penurunan performa sementara atau akhir dari perjalanan kariernya di Manchester United.
Sumber: CaughtOffside







