Liverpool dilaporkan mendapat peluang emas untuk menyelesaikan transfer permanen bek Barcelona, Ronald Araujo, lebih cepat dari jadwal. Raksasa Spanyol tersebut dikabarkan siap berdiskusi mengenai kepindahan sang pemain sebelum bursa transfer Januari dibuka.
Peluang Transfer Permanen Lebih Cepat
Berdasarkan laporan eksklusif dari TEAMtalk yang dikutip oleh CaughtOffside, pihak Barcelona telah mendekati Liverpool guna membahas pengubahan status pinjaman bek tim nasional Uruguay tersebut menjadi permanen. Negosiasi di antara kedua klub dikabarkan sudah mulai berjalan.
Pemain berusia 27 tahun tersebut mencatatkan awal yang mengesankan di Anfield dan dengan cepat mengukuhkan diri sebagai pilar penting dalam skuad. Ia sudah mencatatkan tiga belas penampilan serta menunjukkan fleksibilitas dengan bermain sebagai bek kanan maupun bek tengah.
Pihak Liverpool merasa puas atas kontribusi sang pemain dan terbuka untuk mempertahankannya setelah musim ini berakhir. Keunggulan fisik, pemahaman bertahan, serta pengalaman di level tertinggi dinilai mampu menjadikannya rekrutmen jangka panjang yang berharga bagi The Reds.
Minat Barcelona dan Kendala Harga
Araujo sendiri dikabarkan tertarik untuk melanjutkan kariernya di Merseyside, situasi yang diyakini dapat mempermudah proses negosiasi. Sang pemain awalnya merapat ke Liverpool pada bursa transfer musim panas lalu dengan status pinjaman yang menyertakan opsi pembelian permanen.
Barcelona berencana mendulang dana segar dari penjualan Araujo demi memperkuat lini pertahanan mereka sendiri. Klub La Liga tersebut mengincar bek tengah kiri dan menjadikan bek Manchester United, Lisandro Martinez, sebagai salah satu target potensial.
Kesepakatan awal peminjaman selama semusim menyertakan opsi permanen senilai 55 juta euro atau sekitar Rp932 miliar. Kendati demikian, Barcelona kini siap mempercepat kepindahan tersebut pada bulan Januari.
Sumber terdekat menyebutkan bahwa pihak Liverpool lebih memilih angka kesepakatan di kisaran 40 juta hingga 45 juta poundsterling. Namun, kebutuhan finansial Barcelona berpotensi membatasi kerelaan klub Spanyol tersebut untuk memberikan potongan harga yang signifikan.
Sumber: CaughtOffside







