Ligue 1 terpaksa memindahkan tiga pertandingan akhir pekan ini dari hari Sabtu atas permintaan pihak berwenang menyusul aksi protes keras yang terus melanda Prancis, seperti dilaporkan Inside World Football.
Perubahan Jadwal Pertandingan
Liga Sepak Bola Profesional (LFP) menyampaikan pada hari Selasa bahwa pertandingan kandang Lyon melawan Angers, yang awalnya dijadwalkan pada hari Sabtu pukul 20.45, kini digeser ke Minggu sore atas permintaan pejabat pemerintah setempat.
Selain itu, pertandingan kandang Nice dimajukan ke Jumat malam, sementara laga Lorient dipindah ke Senin malam.
Dampak Kerusuhan Sipil
Kebijakan tersebut diambil setelah ratusan ribu orang turun ke jalan di berbagai wilayah Prancis pada hari Sabtu sebelumnya guna memprotes kenaikan biaya hidup serta kondisi sekolah yang buruk.
Aksi demonstrasi ini telah menguras tenaga kepolisian dan sumber daya keamanan, di mana kerusuhan terburuk dalam beberapa tahun terakhir di negara tersebut turut diwarnai aksi penyerangan terhadap balai kota dan fasilitas publik.
Pemindahan jadwal laga ini bertujuan membebaskan personel kepolisian dan keamanan yang semestinya bertugas di stadion selama aksi protes akhir pekan berlangsung. Pertandingan sepak bola di Prancis sendiri membutuhkan pengamanan ketat, khususnya laga-laga yang menghadirkan suporter tandang.
Tantangan Penyiaran
Penyesuaian jadwal ini menambah daftar panjang masa sulit bagi sepak bola Prancis. Pihak liga kini tengah bersiap melelang kembali hak siar mereka pada bulan depan setelah melewati tahun-tahun yang penuh ketidakpastian.
Saat ini, Ligue 1+ menyiarkan pertandingan di dalam negeri, sementara beIN Sports tidak lagi mengambil satu pertandingan per pekan. Keputusan mengubah jadwal secara mendadak menimbulkan kendala bagi pihak penyiar, klub, maupun pendukung yang telah mengatur perjalanan.
Sejauh ini, LFP belum memberikan keterangan apakah perubahan lanjutan akan kembali dilakukan jika aksi protes terus berlanjut pada pekan-pekan mendatang.
Sumber: Inside World Football







