Berita Bola

Kekacauan Warnai Malam Penganugerahan Ballon d’Or di London

Kekacauan Warnai Malam Penganugerahan Ballon d’Or di London

Harry Kane dan Alexia Putellas sukses meraih penghargaan Ballon d’Or pada Senin malam. Namun, hampir seluruh rangkaian acara perdana yang digelar di London sepanjang sejarah 70 tahun penghargaan tersebut justru diwarnai berbagai kekacauan.

Kebocoran Artikel dan Kemacetan Lalu Lintas

Permasalahan sudah muncul bahkan sebelum para tamu undangan tiba di lokasi. Beberapa jam jelang acara dimulai, situs resmi Ballon d’Or secara tidak sengaja menerbitkan artikel yang menyatakan Harry Kane sebagai pemenang. Tidak lama kemudian, publik menemukan artikel serupa untuk Kylian Mbappé, Alexia Putellas, serta beberapa kandidat favorit lainnya yang sudah disiapkan di dalam situs tersebut.

Perwakilan penyelenggara menyatakan bahwa artikel-artikel tersebut telah diterbitkan secara tidak sengaja. Mereka menegaskan bahwa tulisan-tulisan itu sudah disiapkan untuk seluruh nomine dan sama sekali bukan indikasi hasil atau peringkat akhir, meskipun artikel milik Kane pada akhirnya terbukti benar.

Kendala berlanjut pada masalah lalu lintas di sekitar lokasi acara. Pihak penyelenggara memilih London Palladium yang berada tidak jauh dari kawasan Oxford Street, tepat pada hari yang sama ketika jalan perbelanjaan tersebut ditutup untuk kendaraan bermotor. Akibat kerumunan yang memadati pintu masuk, para tamu undangan datang terlambat dan membuat jalannya acara dimulai dengan keterlambatan selama 45 menit.

Kericuhan Penonton dan Polemik Konferensi Pers

Suasana di dalam ruangan berlangsung cukup bising. Selama hampir dua setengah jam acara berlangsung, pembawa acara Kate Scott dan Thierry Henry harus menghentikan jalannya prosesi beberapa kali karena para penonton meneriakkan nama-nama pemain di dalam ruangan. Aksi sorak-sorakan juga terjadi di tengah jeda iklan.

Situasi di luar gedung dilaporkan semakin memburuk. Seperti dilaporkan BBC Sport, ratusan penggemar berkumpul di balik pagar pembatas logam demi melihat kedatangan para bintang sepak bola. Pagar tersebut dilaporkan dipanjat, dirusak, dan dirobohkan, sementara beberapa orang diamankan petugas keamanan setelah berhasil menerobos masuk. Rekaman video di media sosial memperlihatkan bentrokan antara suporter dengan pihak keamanan serta kepolisian, di mana Kepolisian Metropolitan telah dimintai keterangan terkait insiden ini.

Kritik juga muncul dalam sesi konferensi pers yang diselenggarakan. Para jurnalis wanita dilaporkan tidak mendapat kesempatan bertanya kepada Kane karena panitia hanya memilih jurnalis pria, sementara sesi tanya jawab untuk Putellas berlangsung secara terbuka. Tim penyelenggara Ballon d’Or telah menyampaikan permohonan maaf atas kejadian tersebut.

Malam tersebut menjadi momen puncak karier bagi Harry Kane. Sebaliknya, bagi pihak penyelenggara, malam di London itu justru meninggalkan catatan buruk yang akan diingat karena berbagai masalah yang terjadi.

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *