Analisis

Gol Indah Patrick Vieira Gambarkan Era Arsene Wenger

Gol Indah Patrick Vieira Gambarkan Era Arsene Wenger

Musim 2004-2005 diyakini menjadi cerminan paling tepat untuk menggambarkan 22 tahun kepemimpinan Arsene Wenger di Arsenal. Di antara rekor tidak terkalahkan dan tahun-tahun tanpa trofi, pertengahan musim tersebut merekam seluruh suka duka era kejayaan sang manajer.

Pertandingan di Anfield

Kunjungan Arsenal ke markas Liverpool pada 28 November 2004 menyajikan dua gol terbaik yang terlupakan di Liga Primer. Xabi Alonso membuka keunggulan bagi tuan rumah melalui sepakan keras dari tepi kotak penalti setelah menerima umpan pendek dari Steven Gerrard. Wenger menurunkan sembilan pemain utama dari skuad Invincibles musim sebelumnya, dengan Cesc Fabregas dan Jose Antonio Reyes mengisi posisi inti.

Meski sempat dikuasai oleh Liverpool pada satu jam pertama pertandingan, Arsenal mampu bangkit lewat kerja sama lini serang yang memukau. Patrick Vieira melepaskan umpan kepada Thierry Henry yang kemudian meneruskannya kepada Robert Pires. Pires mengirimkan umpan satu sentuhan yang langsung diselesaikan oleh Vieira dengan tendangan melambung melewati penjaga gawang Chris Kirkland.

Akhir Laga dan Sisa Musim

Keunggulan tersebut gagal dipertahankan oleh Arsenal setelah lini pertahanan kehilangan pengamanan di depan kotak penalti. Pada masa tambahan waktu, pemain akademi Liverpool Neil Mellor mencetak gol penentu lewat tendangan voli setengah dada yang mengamankan hasil akhir pertandingan.

Kekalahan tersebut memperpanjang catatan negatif Arsenal dengan hanya meraih satu kemenangan dari sembilan pertandingan di semua kompetisi. Kendati demikian, skuad asuhan Wenger bangkit dengan memenangi 16 dari 23 laga sisa liga untuk finis di peringkat kedua di bawah Chelsea.

Musim tersebut ditutup dengan kemenangan adu penalti atas Manchester United di final Piala FA, di mana Patrick Vieira turut mencetak gol penentu kemenangan. Trofi tersebut sekaligus menjadi gelar juara terakhir bagi Arsenal selama hampir satu dekade berikutnya.

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *