Berita Bola

Gasperini Waspadai MU Jelang Bentrokan Liga Champions

Gasperini Waspadai MU Jelang Bentrokan Liga Champions

Pelatih AS Roma Gian Piero Gasperini menyatakan timnya akan memperlakukan Manchester United seolah-olah lawan mereka tersebut sedang berada dalam performa terbaiknya. Ia juga mengakui skuad asuhannya mengalami krisis pemain di lini tengah menjelang pertandingan Liga Champions di Stadion Old Trafford pada Selasa.

Persiapan Menghadapi Manchester United

Dalam konferensi pers prapertandingan di Manchester seperti dilaporkan Corriere dello Sport, AS Roma datang dengan motivasi tinggi usai meraih kemenangan 5-2 atas Udinese yang membawa mereka naik ke posisi ketiga klasemen, terpaut satu poin dari puncak. Sebaliknya, Manchester United menelan kekalahan 0-2 dari Chelsea pada hari yang sama, yang semakin menekan posisi Michael Carrick.

“Di liga mereka sedang melalui periode yang sulit untuk hasil, tapi kami tidak boleh membiarkan diri kami terganggu,” ujar Gasperini. “United tetap tim yang kuat, mereka memiliki pemain-pemain dengan kualitas mutlak, dan ini adalah lingkungan yang panas dan sulit. Kami bersiap seolah-olah kami sedang menghadapi Manchester United terbaik.”

Ketika ditanya apakah Old Trafford merupakan “Teater Impian”, ia memberikan tanggapannya. “Semua orang punya hak untuk bermimpi. Saya mencoba memiliki mimpi yang bisa segera menjadi kenyataan, mulai besok, di stadion fantastis yang terkenal di seluruh dunia. Saya berharap itu bisa menjadi kenyataan,” ucapnya.

Krisis Cedera di Skuad Roma

Gasperini dipastikan tidak bisa menurunkan Lorenzo Pellegrini, Paulo Dybala, dan Manu Koné. Bahkan, para pemain muda dari tim akademi Primavera dipanggil pada akhir pekan lalu untuk melengkapi daftar pemain.

“Kami kehilangan Pellegrini, Dybala, dan Koné di departemen yang sama, jadi kami mencoba beradaptasi sedikit pada saat-saat tertentu. Kami memiliki Castro sebagai alternatif bersama Malen, tetapi di lini tengah kami kekurangan pemain. Saya berharap ini hanya fase yang lewat,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa timnya telah melalui tujuh pertandingan dengan situasi yang tipis, namun selalu memiliki pemain yang siap dan pulih dengan cepat. Terkait kondisi pemain, ia menyebutkan bahwa 17 pemain yang ada semuanya dalam kondisi siap, dan berharap seluruh skuad bisa kembali usai jeda internasional.

Gasperini turut memuji kinerja para pemain sayapnya. “Lulli? Wesley juga melakukannya dengan sangat baik di posisi itu. Molina butuh bermain, dan Rensch juga melakukannya dengan sangat baik. Sangat menguras tenaga bagi mereka, mereka melintasi banyak area lapangan dengan akselerasi dan kecepatan,” tuturnya.

Menanggapi pertanyaan mengenai kesulitan yang dialami Carrick dan apakah situasinya mirip dengan masa singkatnya saat melatih Inter Milan pada 2011, Gasperini menegaskan bahwa setiap situasi berbeda. Ia juga menolak perbandingan tersebut karena masa jabatannya di Inter hanya berlangsung selama tiga pertandingan.

“Semua situasi berbeda. Saya tidak tahu pasti situasi United, tapi saya tahu mereka memiliki pemain-pemain yang kuat. Anda bisa menderita untuk periode tertentu, tapi kemudian Anda berhasil bangkit kembali. Semoga saja mulai lusa!” pungkasnya.

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *