Aston Villa berisiko mengalami kerugian finansial yang signifikan pada musim ini apabila kesulitan mereka di Liga Primer Inggris terus berlanjut di bawah tekanan yang semakin besar terhadap pelatih Unai Emery.
Ancaman Penurunan Posisi di Klasemen
Seperti dilaporkan CaughtOffside, mantan penasihat keuangan Manchester City, Stefan Borson, memperingatkan bahwa Aston Villa berpotensi kehilangan lebih dari £30 juta dari uang hadiah Liga Primer dibandingkan musim lalu. Pada musim 2025-26, Aston Villa tampil gemilang dengan finis di peringkat keempat dan mengamankan tiket ke Liga Champions, tetapi performa domestik mereka musim ini justru mengecewakan hingga berada dekat zona degradasi.
Walaupun mengawali petualangan Eropa dengan positif, skuad asuhan Unai Emery gagal menampilkan konsistensi serupa di kompetisi domestik. Perbedaan performa yang mencolok ini menimbulkan keraguan apakah pencapaian di Eropa mampu menutupi permasalahan di kompetisi lokal.
Dampak Finansial dan Tantangan Unai Emery
Stefan Borson menjelaskan bahwa posisi klub di klasemen saat ini membawa dampak buruk bagi keuangan, mengingat setiap peringkat di Liga Primer bernilai sekitar £3 million dalam bentuk hadiah uang. Penurunan drastis dari pencapaian musim lalu berpotensi menghapus sebagian besar pemasukan tambahan yang diperoleh dari keikutsertaan di kompetisi Eropa.
Kendati demikian, waktu masih tersedia bagi Aston Villa untuk bangkit, sementara keputusan perekrutan pemain pada musim panas lalu turut memperbesar tuntutan kepada Unai Emery agar mampu mempersembahkan kemenangan dengan komposisi tim saat ini. Upaya menjaga kestabilan di kasta tertinggi sepak bola Inggris serta mempertahankan laju di Eropa menjadi kunci penting demi mengamankan kondisi keuangan klub ke depan.
Sumber: CaughtOffside






