Duncan Ferguson mengalami kesulitan teknologi yang kerap dialami banyak pria berusia 50-an ketika ia tidak bisa menghubungkan ponselnya ke jaringan internet. Mantan penyerang Everton yang baru saja ditunjuk sebagai manajer klub Irlandia Utara, Glentoran, tersebut membagikan momen frustrasinya saat tampil secara virtual dalam acara The Overlap.
Mencari Kata Sandi Wi-Fi
Ketika duduk untuk berbicara dengan sang presenter dan Mark Crossley, Ferguson ditanya apakah ia bisa menyambungkan ponselnya ke jaringan Wi-Fi alih-alih menggunakan data seluler. Pertanyaan tersebut memicu kekesalan mendalam dari sang manajer baru, seperti dilaporkan Planet Football.
“I need the password,” ucap Ferguson dengan nada mendesak. Merasa tidak sanggup mengatasinya sendirian, ia lantas berjalan menyusuri tempat latihan Glentoran untuk mencari seseorang yang bisa memberikan jawaban.
Ferguson sempat menyatakan bahwa ia harus menerobos sebuah rapat tim, sebelum akhirnya mendatangi orang pertama yang ia temui di lantai bawah. Ia langsung bertanya mengenai kata sandi ruangan tersebut kepada seorang staf.
Ketika mendapat jawaban bahwa staf tersebut tidak tahu, Ferguson langsung melontarkan kekesalannya. Ia kemudian menarik salah satu pemainnya, Marcus Kane, yang tampak tegang saat mencoba berbagai kombinasi sandi di tengah teriakan Ferguson yang menanyakan kode tersebut.
Pencarian Melibatkan Fisioterapis Klub
Kane kemudian mengekor Ferguson memasuki ruangan lain, di mana sang mantan pemain Everton kembali meluapkan kekesalannya karena tidak ada yang mengetahui kode akses internet tersebut. Meskipun dikenal sebagai salah satu pemain paling tangguh di Liga Primer, kemarahan Ferguson murni bersumber dari kekesalan terhadap teknologi tanpa ada unsur ancaman.
Seorang staf bernama Declan yang kemudian diketahui sebagai fisioterapis klub akhirnya dipanggil untuk membantu, meski urusan kata sandi bukanlah bagian dari tugasnya. Pemandangan empat orang pria yang mengerumuni satu ponsel pintar tanpa hasil sempat membuat Crossley tertawa terbahak-bahak.
Kegagalan memasukkan sandi berikutnya kembali memancing umpatan dari Ferguson yang merasa dirinya dan para staf sama-sama tidak Berguna. Ponsel tersebut sempat membeku, membuat Crossley melontarkan candaan mengenai kemampuan para pemain dalam mengendalikan bola.
Ferguson akhirnya berhasil terhubung kembali ke jaringan internet dan kembali bergabung dalam panggilan video, sambil menyebut situasi tadi sebagai ibarat orang buta menuntun orang buta. Glentoran dijadwalkan bertanding tandang melawan Coleraine pada malam hari waktu setempat.
Sumber: Planet Football







