Liga Primer

Aston Villa Batalkan Rencana Hukum Kepada Jamie Carragher

Aston Villa Batalkan Rencana Hukum Kepada Jamie Carragher

Klub Liga Primer Aston Villa resmi membatalkan ancaman tindakan hukum terhadap pengamat televisi Sky Sports, Jamie Carragher. Keputusan ini diambil menyusul permohonan maaf yang disampaikan oleh mantan pemain belakang Liverpool tersebut.

Permintaan Maaf Jamie Carragher

Pada hari Sabtu, Carragher menyampaikan permintaan maaf secara terbuka atas penggunaan kalimat yang ia sebut sebagai ceroboh dan keliru saat membahas posisi manajer Unai Emery dan kaitannya dengan Manchester United. Melalui media sosial, ia menyatakan bahwa ucapannya saat itu bermaksud sebagai candaan semata.

Ia menyampaikan permohonan maaf kepada pihak klub Aston Villa, para pemilik, serta seluruh pendukung. Menurutnya, kalimat yang ia sampaikan tidak tersampaikan dengan baik sehingga menimbulkan kesalahpahaman.

Pernyataan Awal dan Polemik Podcast

Sebelumnya pada hari Jumat, Aston Villa menyatakan niat mereka untuk menempuh jalur hukum terhadap Carragher akibat pernyataan yang dinilai sebagai penghinaan tidak dapat diterima. Pernyataan klub yang ditandatangani oleh pimpinan klub Nassef Sawiris tersebut merujuk pada diskusi dalam siniar Stick to Football.

Dalam siniar tersebut, di tengah situasi posisi manajer Manchester United Michael Carrick yang sedang dalam sorotan dengan klub berada di peringkat ke-17 klasemen, Carragher menyatakan bahwa Emery semestinya ingin mengambil kesempatan menukangi klub raksasa. Ia juga menyebutkan adanya rantai hierarki dalam sepak bola, di mana Real Madrid bisa merekrut pemain terbaik Manchester United, dan klub-klub di bawah Aston Villa dapat mengambil pemain atau manajer mereka, serta menambahkan bahwa Aston Villa tidak akan pernah menyamai Manchester United.

Selain komentar tersebut, Carragher sempat melontarkan respons agar para pendukung Aston Villa diam menyusul kritik yang ditujukan kepada dirinya. Berkat permintaan maaf yang telah diutarakan, Aston Villa akhirnya memutuskan mengakhiri seluruh ancaman langkah hukum tersebut.

Sumber: BBC Sport

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *