Liga Premier

Arsenal Menang di Anfield, Iraola Soroti Penalti

Arsenal Menang di Anfield, Iraola Soroti Penalti
Daftar Isi
  1. Pertahanan Kokoh dan Kekompakan Arsenal
  2. Kebangkitan Pasukan Mikel Arteta
  3. Protes Keras Iraola Soal Klaim Penalti

Arsenal berhasil meraih kemenangan 1-0 atas Liverpool dalam laga tandang di Anfield melalui gol tunggal Kai Havertz pada babak pertama. Hasil ini mengakhiri penantian 14 tahun The Gunners untuk meraih kemenangan di markas Liverpool, sekaligus membawa mereka unggul tiga poin atas Manchester City di puncak klasemen Liga Premier.

Pertahanan Kokoh dan Kekompakan Arsenal

Gol penentu Havertz lahir setelah memanfaatkan umpan silang dari Declan Rice, yang menjadi umpan gol kelimanya di Liga Premier musim ini. Setelah unggul, Arsenal mampu menahan gempuran intensif Liverpool, hingga tim asuhan Andoni Iraola tersebut gagal mencatatkan satu pun tembakan tepat sasaran sepanjang babak kedua.

Gelandang Arsenal, Declan Rice, memuji ketahanan lini pertahanan dan rasa kebersamaan timnya saat meredam serangan tuan rumah yang datang bertubi-tubi.

“That is the Anfield way, that is what this Liverpool team can do and they just create waves and waves of attack. Relentless attacks,” kata Rice kepada Sky Sports.

Rice menambahkan bahwa manajer Mikel Arteta sempat melakukan diskusi jujur dengannya di awal musim mengenai kontribusinya untuk klub. Ia mengaku sangat senang untuk Havertz yang mencetak gol kemenangan tersebut, sembari menegaskan bahwa persaingan papan atas baru bisa dinilai secara serius pada Februari atau Maret mendatang.

Kebangkitan Pasukan Mikel Arteta

Kemenangan di Anfield terasa kian krusial bagi Arsenal karena diraih hanya empat hari setelah mereka tersingkir secara mengejutkan dari EFL Cup usai dikalahkan klub League Two, Fleetwood Town. Arteta, yang masih menjadi pemain saat Arsenal terakhir menang di Anfield pada 2012, mengapresiasi mentalitas anak asuhnya.

Arteta menyatakan kepada Sky Sports bahwa hasil ini membuat semua orang yang terhubung dengan klub merasa bangga, terutama melihat respons tim setelah kekalahan menyakitkan sebelumnya. Menurutnya, keberhasilan mengalahkan tim-tim besar di kandang lawan seperti Chelsea, Manchester United, dan Liverpool adalah motivasi utama timnya musim ini.

Protes Keras Iraola Soal Klaim Penalti

Hasil ini membuat Liverpool tertinggal sembilan poin dari Arsenal di papan klasemen. Usai pertandingan, manajer Liverpool, Andoni Iraola, menyuarakan kekecewaannya terhadap keputusan wasit yang mengabaikan sejumlah klaim penalti untuk timnya.

Iraola secara khusus menyoroti insiden ketika Jurrien Timber menarik kaus Alexander Isak di dalam kotak penalti saat menyambut umpan silang Bradley Barcola. Selain insiden Isak, ia juga menilai ada pelanggaran penahanan terhadap Cody Gakpo yang tidak dihiraukan wasit.

“You hold the shirt, we can all see that he holds the shirt. Because he doesn’t go to the floor, you are not going to call the penalty. I don’t understand it,” ujar Iraola kepada Sky Sports.

Iraola menilai masalah dalam sepak bola saat ini adalah pemain tidak mendapat penalti jika tidak menjatuhkan diri. Ketika ditanya apakah ia akan memerintahkan Isak untuk terjatuh pada situasi serupa di masa depan, Iraola menegaskan akan melakukan hal tersebut.

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *