Aksi magis Lionel Messi membuktikan bahwa ia belum habis di kompetisi Major League Soccer (MLS). Pemain bintang Inter Miami tersebut kembali menjadi penentu kemenangan timnya saat bangkit dari ketertinggalan untuk menaklukkan New England Revolution.
Gol Kemenangan Khas Messi
Dalam pertandingan tersebut, Inter Miami tertinggal lebih dulu sebelum membalikkan keadaan. Gol kemenangan yang dicetak Messi pada menit ke-83 memperlihatkan kemampuan individu khas sang penyerang. Mendapat operan deras dengan pengawalan ketat bek lawan, ia menggunakan kekuatan fisiknya untuk menciptakan ruang berputar menghadap gawang.
Messi kemudian mengecoh pemain bertahan, bekerja sama dengan rekannya Telasco Segovia lewat umpan satu-dua, sebelum melepaskan tembakan terarah ke sudut jauh gawang tanpa mampu dihalau penjaga gawang.
Berdasarkan catatan Planet Football, gol tersebut merupakan koleksi ke-26 Messi sepanjang musim ini. Capaian itu membawanya unggul empat gol di puncak daftar pencetak gol terbanyak MLS. Total, ia telah menorehkan 39 kontribusi gol dan assist dari 30 pertandingan musim ini, unggul jauh dari para pesaingnya.
Persaingan Play-off MLS
Meski tampil gemilang, Inter Miami saat ini belum memuncaki klasemen Wilayah Timur karena tertinggal 15 poin dari Nashville yang memimpin dengan satu laga tersisa di musim reguler. Kendati demikian, Inter Miami sudah memastikan tempat di babak play-off.
Di babak play-off nanti, peluang mempertemukan Messi dengan mantan rekan setimnya di Barcelona, Antoine Griezmann, terbuka lebar. Griezmann tampil menonjol bagi Orlando City sejak kepindahannya dari Atletico Madrid pada musim panas lalu, di mana tim asal Florida tersebut kini menempati peringkat kesembilan Wilayah Timur sebagai pemegang tiket play-off terakhir.
Dalam format MLS, peringkat kesembilan akan menghadapi peringkat kedelapan sebelum melawan peringkat pertama. Jika Orlando City mampu naik ke posisi ketujuh, mereka berpotensi menghadapi Inter Miami, meski skenario itu membutuhkan selisih 10 gol atas FC Cincinnati.
Sementara itu, posisi Inter Miami di peringkat kedua masih bisa terancam oleh New England Revolution yang hanya terpaut satu angka menyusul kekalahan mereka. Pada laga pemungkas musim reguler yang dijuluki Decision Day, New England Revolution akan bertandang ke markas Orlando City, sedangkan Inter Miami dijadwalkan menghadapi Charlotte yang berada di posisi kelima Wilayah Timur.
Skenario paling realistis mempertemukan Inter Miami dengan Cincinnati saat Messi berambisi memburu trofi MLS Cup kedua secara beruntun. Musim lalu, Miami keluar sebagai juara setelah menaklukkan Vancouver Whitecaps di partai final.
Selain trofi juara, Messi juga berpeluang menorehkan sejarah sebagai pemain pertama yang meraih Sepatu Emas secara berturut-turut sejak sistem kompetisi ini diubah pada tahun 2005. Ia hanya membutuhkan tambahan tiga gol pada pertandingan liga terakhir untuk menyamai catatan 29 gol yang diraihnya pada musim lalu.
Sumber: Planet Football







