Analisis

Performa Tottenham di Bawah Arah Roberto De Zerbi

Performa Tottenham di Bawah Arah Roberto De Zerbi

Klub Liga Inggris Tottenham Hotspur menunjukkan performa sebagai tim papan tengah sejak menunjuk Roberto De Zerbi sebagai pelatih pada akhir Maret lalu, namun kemenangan tandang dua gol tanpa balas atas Chelsea mengindikasikan kebangkitan. Pelatih asal Italia tersebut datang ke klub yang sedang mengalami krisis dan berjuang menghindari degradasi akibat kombinasi kinerja Thomas Frank, Igor Tudor, serta para pengurus klub.

Perjalanan Awal dan Perjuangan di Zona Degradasi

Saat De Zerbi mulai bertugas, posisi klub asal London utara tersebut berada tipis di atas zona merah. Kegagalan meraih kemenangan setelah kehilangan poin saat menghadapi Sunderland dan Brighton pada dua pertandingan perdana De Zerbi membuat posisi mereka melorot ke peringkat ke-18 di bawah West Ham United.

Hasil imbang dua sama ketika melawan Brighton memunculkan perlawanan pertama dalam beberapa bulan terakhir bagi klub tersebut. Skuad asuhan De Zerbi kemudian melanjutkan tren positif dengan mengalahkan Wolverhampton Wanderers dan Aston Villa untuk keluar dari area degradasi. Tambahan empat poin dari tiga pertandingan pamungkas musim lalu cukup bagi Tottenham untuk menahan laju West Ham dan mempertahankan tempat di kasta tertinggi Liga Inggris.

Hasil Pertandingan Musim Ini dan Catatan Statistik

Manajemen klub memberikan dukungan dana belanja pemain yang besar pada bursa transfer musim panas, namun proses adaptasi tim memakan waktu. Tottenham sempat gagal meraih kemenangan dalam enam pertandingan pembuka liga musim ini sebelum menundukkan Coventry City dengan skor 3-1, yang kemudian disusul kemenangan penting di Stamford Bridge.

Berdasarkan data dari Planet Football dan sumber data Football365, catatan pertandingan De Zerbi sejauh ini mencakup 15 pertandingan Liga Inggris dengan raihan lima kemenangan, lima hasil imbang, serta lima kekalahan. Dalam kurun waktu tersebut, tim menduduki peringkat kesembilan klasemen dengan mencetak 16 gol dan kemasukan 17 gol. Walau secara keseluruhan penampilan tersebut belum membawa klub bersaing di zona kompetisi Eropa, kemenangan besar atas Chelsea memberikan tambahan dukungan moral bagi De Zerbi untuk melanjutkan tren positif.

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *