Tottenham Hotspur melanjutkan tren positif di Liga Premier Inggris setelah memetik kemenangan 2-0 atas Crystal Palace. Hasil ini menjadi kemenangan ketiga beruntun bagi Spurs sekaligus membawa mereka naik ke paruh atas klasemen sementara.
Kartu Merah Cepat dan Gol Pembuka Spurs
Upaya Crystal Palace untuk meraih poin langsung mendapat pukulan telak pada menit ke-13 ketika penyerang Jean-Philippe Mateta diganjar kartu merah langsung. Wasit Michael Oliver mengusir Mateta setelah meninjau monitor di pinggir lapangan lewat VAR, yang memperlihatkan pelanggaran keras sang penyerang terhadap tendon Achilles Micky van de Ven.
Keunggulan jumlah pemain mampu dimanfaatkan Tottenham 12 menit kemudian. Archie Gray membuka keunggulan Spurs setelah menyundul bola hasil umpan sepak pojok mendalam dari Mohammed Kudus yang gagal dijangkau kiper Crystal Palace, Dean Henderson.
Gol Kedua dan Tekanan Beruntun
Memasuki babak kedua, Tottenham terus menggempur pertahanan tim tamu. Henderson sempat menepis tembakan Dominic Solanke, sementara Jan Paul van Hecke sempat melepaskan sundulan yang melambung di atas mistar memanfaatkan umpan bebas Andy Robertson. Crystal Palace sempat memperoleh peluang terbaik lewat Dwight McNeil, tetapi tembakannya berhasil diblokir oleh Solanke.
Tottenham baru bisa menggandakan keunggulan pada menit ke-73. Van Hecke menyambut umpan silang Mateus Fernandes dengan sundulan yang sempat membentur mistar gawang. Bola pantulan tersebut kemudian mengenai tulang kering Van Hecke sebelum meluncur melewati garis gawang.
Menjelang akhir pertandingan, pemain berusia 18 tahun, Luca Williams-Barnett, melakoni debutnya di Liga Premier dan merancang peluang dari sisi kiri untuk Kudus. Namun, Kudus gagal mengonversinya menjadi gol. Henderson juga melakukan penyelamatan atas peluang Conor Gallagher serta menepis tembakan Dejan Kulusevski di masa tambahan waktu untuk mencegah kekalahan yang lebih besar.
Kekalahan ketiga berturut-turut di liga ini menempatkan Crystal Palace di posisi tiga terbawah klasemen. Situasi ini kian meningkatkan tekanan terhadap manajer Pierre Sage jelang laga Liga Europa melawan Hoffenheim dan laga domestik kontra Liverpool.
Sumber: 101 Great Goals







